Pertahankan Peringkat Webometrics, Apa Saja Yang Dilakukan ITS

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 17:28 WIB
loading...
Pertahankan Peringkat...
Sekretaris Institut ITS Dr Suhartono MSc menjelaskan tentang capaian ITS dalam penilaian Webometrics Ranking Web of Universities. SINDOnews/Ist
A A A
SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mampu mempertahankan posisi empat besar kampus terbaik di Indonesia dalam Webometrics Ranking Web of Universities periode Juli 2020. Webometrics mengukur kemajuan seluruh perguruan tinggi di dunia berdasarkan website perguruan tinggi tersebut dan dirilis setiap enam bulan sekali.

Sekretaris Institut ITS Dr Suhartono MSc menuturkan, peringkat ITS mengalami kenaikan dalam enam bulan terakhir ini. ITS masih menempati peringkat empat se-Indonesia. Peringkat dunia ITS ini mengalami peningkatan dari peringkat 1.319 menjadi 1.210 dunia.

“Pencapaian peringkat ini didasarkan atas keberhasilan ITS dalam memenuhi penilaian Webometrics yang terdiri dari empat indikator, yaitu presence, visibility, openness, dan excellence,” kata Hartono, Sabtu (1/8/2020). (Baca: Lewat Open Talk, Cara ITS Terima Mahasiswa Baru)

Ia melanjutkan, terdapat peningkatan peringkat pada indikator-indikator penilaian Webometrics. Dalam aspek excellence, ITS mengalami kenaikan peringkat dari peringkat 2.025 menjadi peringkat 1.840 dunia. Excellence merupakan jumlah artikel publikasi ilmiah sivitas akademika yang terindeks pada jurnal internasional bereputasi tinggi dari Scimago atau Scopus.

Aspek lain yang mengalami peningkatan adalah openness. Yakni dinilai berdasarkan jumlah kutipan dari 210 penulis teratas di institusi yang bersumber dari Google Scholar. Pada Webometrics 2020 periode kedua ini, dari peringkat 1.479 naik menjadi 1.230.

“Dari aspek openness dan excellence dapat disimpulkan bahwa kualitas publikasi dosen-dosen ITS di Scopus dan Google Scholar Citation semakin baik, sehingga berimplikasi ke jumlah sitasi dan ranking ITS yang juga semakin baik,” ucapnya.

Hartono tidak memungkiri adanya penurunan peringkat dalam dua indikator lainnya. Ia menyebutkan, peringkat presence dan visibility ITS belum mengalami perbaikan dari periode penilaian sebelumnya. “Peringkat presence turun dari 711 menjadi 773, sedangkan peringkat visibility yang sebelumnya 1.205 menjadi 1.244,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
Forum Gerakan Moral...
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Desak Kampus Bebas dari Politik Praktis
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
SIT Darul Abidin Ajak...
SIT Darul Abidin Ajak Siswa Jadi Inovator di Era AI
Tenaris Berikan Beasiswa...
Tenaris Berikan Beasiswa untuk 360 Siswa dan Bantuan Fasilitas Sekolah di Cilegon serta Batam
Potret Ayah Antar Sekolah...
Potret Ayah Antar Sekolah Hari Pertama di SLB Negeri 2 Lenteng Agung
Tim Robot Humanoid ITS...
Tim Robot Humanoid ITS Raih Juara di Ajang Internasional RoboCup 2026
Rekomendasi
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
9 Jam Diperiksa KPK,...
9 Jam Diperiksa KPK, Bobby Rizaldi Dukung Penegakan Hukum Kasus Muara Enim
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved