Warga Penajam Paser Utara Berharap Pj Bupati dari Putera Daerah, Ini Alasannya
Rabu, 06 September 2023 - 23:05 WIB
loading...
Sejumlah nama muncul sebagai calon penjabat (Pj) bupati seiring masa jabatan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam Pongrewa berakhir pada 18 September 2023. Foto/Ist
A
A
A
PENAJAM PASER UTARA - Sejumlah nama tokoh muncul sebagai calon penjabat (Pj) bupati seiring masa jabatan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur, Hamdam Pongrewa akan berakhir pada 18 September 2023.
Forum Rakyat Kaltim Bersatu (FRKB) mengharapkan pemerintah pusat lebih mengutamakan putra asli daerah untuk Pj Bupati PPU pengganti Hamdan.
Baca juga: Kisah Babinsa yang Sigap Mengevakuasi Balita saat Banjir di Penajam Paser Utara
Koordinator FRKB, Edy Sofyan mengatakan, pejabat lokal daerah juga semestinya memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi Pj Bupati PPU. Sebab, selain memiliki kapasitas, putra asli daerah diyakini punya tanggung jawab besar terhadap daerah tersebut.
"Kami mendorongnya agar keputusan itu dijatuhkan kepada pejabat lokal kami atas usulan dari gubernur yang sudah disampaikan kepada Kemendagri," ungkap Edy dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (6/9/2023).
Namun, jika nantinya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memilih tokoh lain yang bukan putra daerah, Edy meyakinkan pihaknya akan terus berjuang terkait keinginan forum tersebut.
Forum Rakyat Kaltim Bersatu (FRKB) mengharapkan pemerintah pusat lebih mengutamakan putra asli daerah untuk Pj Bupati PPU pengganti Hamdan.
Baca juga: Kisah Babinsa yang Sigap Mengevakuasi Balita saat Banjir di Penajam Paser Utara
Koordinator FRKB, Edy Sofyan mengatakan, pejabat lokal daerah juga semestinya memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi Pj Bupati PPU. Sebab, selain memiliki kapasitas, putra asli daerah diyakini punya tanggung jawab besar terhadap daerah tersebut.
"Kami mendorongnya agar keputusan itu dijatuhkan kepada pejabat lokal kami atas usulan dari gubernur yang sudah disampaikan kepada Kemendagri," ungkap Edy dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (6/9/2023).
Namun, jika nantinya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memilih tokoh lain yang bukan putra daerah, Edy meyakinkan pihaknya akan terus berjuang terkait keinginan forum tersebut.
Lihat Juga :