Komnas PA Lanjutkan Perjuangan Arist Merdeka Sirait Lindungi Anak Indonesia
Senin, 04 September 2023 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
"Arist mendesak BPOM sebagai regulator pangan dan obat-obatan untuk memberi label pada galon guna ulang yang mengandung BPA. Sejak dua tahun lalu Arist rutin menggelar seminar di Komnas PA dengan mengundang narasumber dari pakar kesehatan, anggota dewan, dan tokoh lain," kata Lia.
Tak kenal lelah, Arist mendesak BPOM agar Perka BPOM No 31 Tahun 2018 tentang label pangan olahan direvisi. BPOM kemudian merespons dengan baik. Setelah BPOM melakukan berbagai kajian dengan pakar plastik, pakar kesehatan dari seluruh universitas negeri di Indonesia disimpulkan perlu adanya revisi Perka BPOM dan pelabelan pada galon guna ulang berbahan polikarbonat.
"Ketika Perka BPOM sudah direvisi dan tinggal menunggu persetujuan Presiden Jokowi, Arist juga terus mengawalnya. Bahkan, almarhum sempat membuat surat terbuka untuk Presiden," ujarnya.
Perjuangan Arist didukung anggota Komisi IX DPR Fraksi PKB Arzeti Bilbina yang secara gigih memperjuangkan melalui Komisi IX mitra BPOM. Saat peringatan satu abad PBNU, Arist menjadi narasumber dalam pembahasan Bahtsul Masail yang diadakan di Pasuruan, Jawa Timur. Arist juga diundang Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) soal bahaya BPA dan membahas RUU BPOM.
"Sayangnya, sebelum galon guna ulang diberi label, Arist Merdeka Sirait telah berpulang. Namun, semangat membela hak anak tidak akan pernah surut. Perjuangan akan dilanjutkan oleh penerusnya agar pelabelan pada galon guna ulang segera dilakukan," kata Arzeti.
Tak kenal lelah, Arist mendesak BPOM agar Perka BPOM No 31 Tahun 2018 tentang label pangan olahan direvisi. BPOM kemudian merespons dengan baik. Setelah BPOM melakukan berbagai kajian dengan pakar plastik, pakar kesehatan dari seluruh universitas negeri di Indonesia disimpulkan perlu adanya revisi Perka BPOM dan pelabelan pada galon guna ulang berbahan polikarbonat.
"Ketika Perka BPOM sudah direvisi dan tinggal menunggu persetujuan Presiden Jokowi, Arist juga terus mengawalnya. Bahkan, almarhum sempat membuat surat terbuka untuk Presiden," ujarnya.
Perjuangan Arist didukung anggota Komisi IX DPR Fraksi PKB Arzeti Bilbina yang secara gigih memperjuangkan melalui Komisi IX mitra BPOM. Saat peringatan satu abad PBNU, Arist menjadi narasumber dalam pembahasan Bahtsul Masail yang diadakan di Pasuruan, Jawa Timur. Arist juga diundang Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) soal bahaya BPA dan membahas RUU BPOM.
"Sayangnya, sebelum galon guna ulang diberi label, Arist Merdeka Sirait telah berpulang. Namun, semangat membela hak anak tidak akan pernah surut. Perjuangan akan dilanjutkan oleh penerusnya agar pelabelan pada galon guna ulang segera dilakukan," kata Arzeti.
(jon)
Lihat Juga :