Heru Budi Sebut TKD ASN Dipotong 25% Bansos Covid-19 Sudah Selesai Tak Ada Masalah
Rabu, 30 Agustus 2023 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
"Padahal utang janji bapak pada PNS pada saat pandemi waktu itu saja belum bapak lunasi, mengenai pinjaman gaji para PNS yang bapak gunakan untuk menangani pandemi pada saat itu," kata Irma dalam acara kuliah kebangsaan bersama Anies Baswedan.
"Jadi bagaimana pertanggungjawaban bapak nanti untuk hal tersebut dan untuk kesejahteraan Indonesia ke depan," tambahnya.
Sontak riuh peserta Kuliah Kebangsaan pecah saat Irma menagih janji dengan lantang dihadapan Anies Baswedan.
Anies pun menjelaskan bahwa kondisi pandemi Covid-19 yang menjadi tantangan dalam pemerintahan dirinya saat menjabat DKI 1 itu, pemerintah harus melakukan pergeseran anggaran untuk menangani dampak Covid-19. Ia berdalih saat itu anggaran digunakan untuk aspek kesehatan dan jaminan sosial berupa bantuan sosial (bansos).
"Warga diminta untuk di rumah. Dengan warga diminta untuk di rumah, maka banyak sekali warga yang tidak punya pendapatan rutin," ucap Anies.
Anies pun membeberkan bahwa jumlah penerima jaminan sosial di Ibu Kota meningkat drastis saat masa pandemi Covid-19. Menurutnya data penerima mulanya 900 ribu menjadi 2,4 juta jiwa saat pandemi Covid-19 melanda.
"Jadi bagaimana pertanggungjawaban bapak nanti untuk hal tersebut dan untuk kesejahteraan Indonesia ke depan," tambahnya.
Sontak riuh peserta Kuliah Kebangsaan pecah saat Irma menagih janji dengan lantang dihadapan Anies Baswedan.
Anies pun menjelaskan bahwa kondisi pandemi Covid-19 yang menjadi tantangan dalam pemerintahan dirinya saat menjabat DKI 1 itu, pemerintah harus melakukan pergeseran anggaran untuk menangani dampak Covid-19. Ia berdalih saat itu anggaran digunakan untuk aspek kesehatan dan jaminan sosial berupa bantuan sosial (bansos).
"Warga diminta untuk di rumah. Dengan warga diminta untuk di rumah, maka banyak sekali warga yang tidak punya pendapatan rutin," ucap Anies.
Anies pun membeberkan bahwa jumlah penerima jaminan sosial di Ibu Kota meningkat drastis saat masa pandemi Covid-19. Menurutnya data penerima mulanya 900 ribu menjadi 2,4 juta jiwa saat pandemi Covid-19 melanda.
Lihat Juga :