Ini Motif Oknum Paspampres Culik dan Bunuh Warga Aceh

Senin, 28 Agustus 2023 - 15:36 WIB
loading...
Ini Motif Oknum Paspampres...
Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar. Foto/MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Pomdam Jaya menyampaikan motif penculikan dan penganiayaan hingga menyebabkan tewasnya Imam Masykur (25) warga Aceh yang dilakukan oknum anggota Paspampres. Oknum Paspampres sengaja menculik Imam karena yang bersangkutan merupakan pedagang obat ilegal.

Imam yang merupakan warga Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh, diculik dan dianiaya oleh oknum Paspampres di daerah Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

"Imam Masykur ini kan pedagang obat ilegal. Jadi kalau misalnya dilakukan penculikan dilakukan pemerasan itu enggak akan lapor polisi," ungkap Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar, saat dikonfirmasi, Senin (28/8/2023).

Irsyad menuturkan, oknum Paspampres bersama dua pelaku lainnya yakni, oknum TNI dari Kesatuan Direktorat Topografi dan Satuan Kodam Iskandar Muda sempat meminta uang tebusan senilai Rp50 juta.

Namun permintaan uang tebusan ini tidak diindahkan Imam sehingga berujung penyiksaan.

Baca: Pomdam Jaya Tahan 3 Anggota TNI terkait Penganiayaan Warga Aceh hingga Tewas

"Mereka minta Rp50 juta, karena tidak dipenuhi akhirnya korban disiksa. Mungkin penyiksaan itu berat akhirnya meninggal," tuturnya.

Diketahui, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengaku prihatin dan bakal mengawal kasus oknum Paspampres, yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap warga asal Aceh hingga tewas. Hal tersebut diungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono

"Penganiayaan oleh anggota Paspampres yang mengakibatkan korban meninggal, Panglima TNI prihatin dan akan mengawal kasus ini agar pelaku dihukum berat," kata Julius kepada wartawan, Senin (28/8/2023).

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rekomendasi
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved