Jakarta Diguyur Hujan, BMKG: Modifikasi Cuaca Dilanjutkan hingga 2 September
Senin, 28 Agustus 2023 - 07:53 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, dibutuhkan juga kelembaban udara lebih dari 80 persen di atas lapisan 700 atau 850 milibar. “Kalau sudah kondisi itu tercipta di udara, di atas, baru kita berikan inti kondensasi, kita percepat hujan. Inti kondensasinya itu berasal dari serbuk atau bubuk NaCl yang kita tabur melalui pesawat atau intinya kita percepat dengan diberikan inti kondensasi. Sehingga, kondisi awan yang tadi itu bisa menjadi hujan sesuai yang diharapkan dan jatuh ke permukaan bumi,” ungkap Guswanto.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menambahkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada Minggu (27/8/2023) merupakan hasil penerapan modifikasi cuaca untuk mempercepat pertumbuhan awan hujan dalam rangka mengatasi polusi udara.
“Iya benar. Hujan buatan turun karena penerapan teknologi modifikasi cuaca yang masih dilakukan,” ujarnya, Senin (28/8/2023).
Modifikasi cuaca masih terus dilakukan guna mengatasi permasalahan polusi udara di Ibu Kota. “Mohon doanya untuk keberhasilan selanjutnya,” ucapnya.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menambahkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada Minggu (27/8/2023) merupakan hasil penerapan modifikasi cuaca untuk mempercepat pertumbuhan awan hujan dalam rangka mengatasi polusi udara.
“Iya benar. Hujan buatan turun karena penerapan teknologi modifikasi cuaca yang masih dilakukan,” ujarnya, Senin (28/8/2023).
Modifikasi cuaca masih terus dilakukan guna mengatasi permasalahan polusi udara di Ibu Kota. “Mohon doanya untuk keberhasilan selanjutnya,” ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :