Kasus Positif COVID-19 Naik, Waspada 5 Klaster Keluarga di Bogor
Kamis, 30 Juli 2020 - 23:01 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Foto/SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Bogor terus naik. Data terbaru hingga Kamis (30/7/2020) pukul 14.00 WIB, tercatat ada 8 kasus positif baru. Jadi selama pandemi sudah 273 warga Kota Bogor terinfeksi virus Corona.
Terus bertambahnya pasien terkonfirmasi positif membuat Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memberikan peringatan atau warning kepada warga Bogor Raya (Kota/Kabupaten Bogor). (Baca juga; Dewan Kabupaten Bekasi Diduga Terima Gratifikasi Hewan Kurban )
"Perlu kewaspadaan kita semua baik warga Kota dan Kabupaten Bogor (Bogor Raya). Saat ini kasus positif baru COVID-19 (penularannya) terbagi ada dalam 5 klaster keluarga Bogor," kata Dedie yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bogor.
Dia merinci klaster keluarga Bogor itu 34 orang terdiri dari klaster Rimba Mulya hari ini bertambah jadi 7 orang, ada penambahan 1 orang dibandingkan hari sebelumnya; kemudian klaster Semplak jadi 14 orang, bertambah 11 orang dibandingkan hari sebelumnya.
"Untuk klaster Semplak 6 di antaranya warga Kabupaten Bogor. Sedangkan Klaster keluarga Cimanggu City ada 4 orang dan klaster keluarga Sukadamai 3 orang serta klaster Bantarjati ada 6 orang, 2 diantaranya warga Kabupaten Bogor," jelasnya. (Baca juga; Aturan Ganjil-Genap Hanya untuk Mobil, Ini 25 Lokasi Ruas Jalannya )
Terus bertambahnya pasien terkonfirmasi positif membuat Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memberikan peringatan atau warning kepada warga Bogor Raya (Kota/Kabupaten Bogor). (Baca juga; Dewan Kabupaten Bekasi Diduga Terima Gratifikasi Hewan Kurban )
"Perlu kewaspadaan kita semua baik warga Kota dan Kabupaten Bogor (Bogor Raya). Saat ini kasus positif baru COVID-19 (penularannya) terbagi ada dalam 5 klaster keluarga Bogor," kata Dedie yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bogor.
Dia merinci klaster keluarga Bogor itu 34 orang terdiri dari klaster Rimba Mulya hari ini bertambah jadi 7 orang, ada penambahan 1 orang dibandingkan hari sebelumnya; kemudian klaster Semplak jadi 14 orang, bertambah 11 orang dibandingkan hari sebelumnya.
"Untuk klaster Semplak 6 di antaranya warga Kabupaten Bogor. Sedangkan Klaster keluarga Cimanggu City ada 4 orang dan klaster keluarga Sukadamai 3 orang serta klaster Bantarjati ada 6 orang, 2 diantaranya warga Kabupaten Bogor," jelasnya. (Baca juga; Aturan Ganjil-Genap Hanya untuk Mobil, Ini 25 Lokasi Ruas Jalannya )
Lihat Juga :