Polisi Buru Debt Collector yang Rampas Ponsel dan STNK Motor Guru di Jakpus

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 11:43 WIB
loading...
Polisi Buru Debt Collector...
Polisi memburu rombongan debt collector yang merampas paksa ponsel dan STNK sepeda motor milik seorang guru di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polisi memburu rombongan debt collector yang merampas paksa ponsel dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor milik seorang guru ekstrakurikuler (ekskul) di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Korban sudah membuat laporan ke Polsek Cempaka Putih.

"Kita terus melakukan penyelidikan atas kasus seorang pengendara yang jadi korban pencurian handphone dan STNK," ujar Kapolsek Cempaka Putih Kompol Bernard Saragih, Jumat, (25/8/2023).

Bernard menuturkan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga sudah memeriksa rekaman CCTV.

"Kita sudah lakukan olah TKP di tempat awal korban yang berhenti di pom bensin. Pemeriksaan Closed Circuit (CCTV) juga telah kita lakukan," katanya.

Baca Juga: Motor Guru Nyaris Dibawa Kabur Rampok Modus Ngaku-ngaku Debt Collector

Diketahui, guru ekstrakurikuler sekolah swasta, M Faisal Harianto, mengaku menjadi korban perampokan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai debt collector atau biasa disebut Mata Elang. Peristiwa ini dialami Faisal di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, Jumat (18/8/2023).

Awalnya dia diikuti oleh sekelompok orang yang mengendarai motor. Saat itu dia baru saja pulang dari kampus di kawasan Jakarta Timur menuju Jakarta Pusat.

Kemudian, Faisal yang mengendarai motor berhenti di kawasan Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, untuk melihat denah lokasi di aplikasi. Namun, tiba-tiba terdapat sekelompok orang mengendarai enam motor, dan salah satunya langsung mendatangi Faisal.

"Saya pikir mereka mau isi bensin ternyata langsung ada yang nyamperin saya," ungkapnya.

Baca Juga: Debt Collector Akan Dilatih Menagih, Kapolda Metro: Tak Boleh Lagi Pengancaman dan Perampasan

Orang tersebut menuduh Faisal menunggak cicilan motor. Faisal tak langsung percaya. Sebab ia merasa cicilan motornya telah dibayar. Ia lalu menelpon orang tuanya untuk memastikan kebenaran tuduhan orang tersebut.

"Pas saya lagi nelepon ibu saya, belum selesai berbicara dengan ibu saya, terus datang satu lagi, mereka langsung ambil handphone saya. Katanya biar dijelaskan ke ibu saya," katanya.

Satu orang komplotan tersebut turut mendatangi Faisal yang mempertanyakan keberadaan STNK nomornya. Faisal kemudian memperlihatkan STNK-nya. "Tidak berlangsung lama, pria lainnya datang langsung mengambil STNK," ucapnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PP PDUI Laporkan Dugaan...
PP PDUI Laporkan Dugaan Penggelapan Rp13,2 Miliar ke Polisi
Ternyata Hoax! Pria...
Ternyata Hoax! Pria Ngaku Anak Propam Bohong Demi Hindari Debt Collector | Sindo Today
Didatangi Debt Collector,...
Didatangi Debt Collector, Sarwendah Akui Trauma hingga Konsultasi ke Psikolog
Rekomendasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved