Keterlaluan! Guru SD di Raja Ampat Aniaya Murid hingga Tak Berdaya

Kamis, 24 Agustus 2023 - 06:42 WIB
loading...
Keterlaluan! Guru SD...
Oknum guru SD di Raja Ampat dilaporkan ke polisi gegara aniaya murid. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A A A
RAJA AMPAT - Keterlaluan perbuatan LWD, guru yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Marthen Luther Yenbeser, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Dia diduga menganiaya SS hingga mengalami luka serius dan harus dirawat di RSUD Waisai..

Informasi diperoleh, kejadian dugaan penganiayaan tersebut dilakukan pelaku terhadap korban pada Rabu (23/8/2023) sekitar pukul 15.00 WIT.

Menurut ibu kandung korban, Flora Sapulete, anaknya bersekolah di kampung Yenbeser dan tinggal dengan adik perempuannya dikarenakan dirinya bekerja di kota Waisai.

"Saya tinggal di kota Waisai, karena bekerja di sini, sedangkan anak saya ini tinggal dengan adik bungsu saya di kampung (Desa Yenbeser) untuk sekolah," ungkap Flora Sapulete mengawali perbincangan, Rabu (23/8/2023) malam.

Baca Juga: Heboh! Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Aniaya Siswa yang Bawa HP ke Sekolah

Flora menambahkan dari keterangan anaknya dan beberapa saksi, di mana kejadian tersebut berawal saat korban bersama seorang rekannya baru saja selesai mengikuti pemakaman nenek mereka.

"Setelah dari tempat pemakaman tersebut anak saya pun pulang ke rumah. Usai di perjalanan anak saya bertemu dengan seorang teman nya yang sedang membawa sebotol bensin," kata Flora.

"Kemudian anak saya ini ikut temannya yang sedang membawa botol bensin dan mereka berjalan menuju ke lapangan bola," tambahnya.

Baca Juga: Viral, Oknum Guru Laki-laki SMK di Bone Diduga Aniaya Guru Perempuan

Sesampainya di lapangan bola tiba-tiba terdengar suara teriakan keras dari LWD yang meminta kepada sejumlah murid lainnya agar menahan kedua anak itu dan dibawanya.

"Tiba- tiba teriak suara dari pak guru itu dengan keras, tahan mereka berdua dan bawa kepada saya," bebernya.

"Anak saya pun ditahan sama teman-temannya yang lebih besar dari anak saya. Anak Saya pun tidak bisa melarikan diri. Sedangkan satu temannya sudah berhasil melarikan diri," sambungnya.

Kemudian, lanjut Flora, anaknya dihampiri oleh oknum guru tersebut di pojok lapangan sepak bola. Saat itu anaknya tidak mengetahui pasti ada permasalahan apa hingga dia dipanggil oleh oknum guru tersebut.

"Tanpa basa-basi, anak saya langsung dianiaya habis-habisan oleh pak guru itu sampai tidak berdaya. Kaki anak saya dua-duanya dijepit. Lalu mata anak saya itu di tendang menggunakan lutut oknum guru tersebut, hingga mata anak saya itu mengalami bengkak serius," ujar Flora.

Aksi brutal oknum guru tersebut terhenti setelah bibi korban yang kebetulan melintas di lokasi kejadian melihat adanya tindakan penganiayaan itu. Bibi korban langsung protes keras dan membawa korban ke rumahnya untuk mendapatkan pertolongan pertama.

"Adik saya atau bibi dari anak saya kebetulan lewat di lokasi kejadian lalu melihat anak saya ini dianiaya hingga tak berdaya. Bibinya ini langsung protes keras dan langsung membawa anak saya ke rumah untuk melakukan pertolongan pertama kepada anak saya," ujarnya.

Menurut Flora, kejadian tersebut baru diketahuinya setelah pihak keluarga mengirimkan beberapa foto kondisi anaknya yang mengalami sejumlah luka serius pada tubuhnya.

"Saya langsung kaget setelah melihat foto-foto anak saya yang sudah babak belur, lalu saya minta bantuan keluarga saya di kampung untuk membawa anak saya ke Waisai untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," katanya.

Tak hanya itu, kata Flora, setelah korban tiba di Waisai, ia langsung membawa anaknya ke kantor polisi terlebih dahulu untuk membuat laporan.

"Sudah kami bawa ke Polres, lalu ada pemeriksaan singkat, dimintai keterangan, kemudian dilakukan visum ke rumah sakit," ujarnya.

Saat ini menurut Flora, anaknya telah dirawat di RSUD Waisai untuk tindakan awal. Di mana sejumlah tubuh anaknya mengalami luka memar dan bengkak.

"Anak saya mengalami luka dan memar serius pada tubuhnya. Ada di bagian mata , tubuh bagian belakang, sama bagian rusuk. Rencananya besok dokter baru akan melakukan CT Scan terhadap anak saya," ujarnya.

Flora berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan yang telah dilayangkan oleh pihak keluarga. Ia juga berharap oknum guru tersebut dapat mendapatkan ganjaran hukum yang seberat-beratnya.

"Kami mohon pihak kepolisian dapat bertindak cepat untuk menuntaskan kasus ini agar pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku dan dihukum seberat-beratnya. Kami tidak akan menyelesaikan secara kekeluargaan, kami tetap lanjutkan ke proses hukum," tegas Flora.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis pihak Polres Raja Ampat belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian dugaan penganiayaan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Raja Ampat, Iptu Faudy Ibrahim saat dikonfirmasi melalui layanan pesan WhatsApp pada Rabu (23/8/2023) malam, belum membalasnya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Jaga Surga Kecil di...
Jaga Surga Kecil di Timur: Rehabilitasi Karang dan Ribuan Mangrove di Kepulauan Raja Ampat
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Rekomendasi
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved