Mak Ganjar Riau Gelar Pelatihan Membuat Jamu Tradisional di Pekanbaru

Rabu, 23 Agustus 2023 - 18:37 WIB
loading...
Mak Ganjar Riau Gelar...
Relawan Mak Ganjar Riau menggelar pelatihan membuat jamu tradisional di Jalan Perwira, Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung, Pekanbaru, Riau, Rabu (23/8/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
PEKANBARU - Relawan Mak Ganjar Riau menggelar pelatihan membuat jamu tradisional. Pelatihan digelar karena kian banyaknya permintaan pasar karena kesadaran orang untuk mengurangi obat kimia.

"Banyak manfaatnya ya, untuk konsumsi tubuh, kesehatan badan, apalagi ini ditujukkan untuk emak-emak ya, pokoknya kita pelajari semua jenisnya," kata Korwil Mak Ganjar Pekanbaru Anita di Jalan Perwira, Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung, Pekanbaru, Riau, Rabu (23/8/2023).

Selain untuk konsumsi pribadi dalam menunjang kesehatan tubuh, Mak Ganjar Riau membuka peluang bagi emak-emak yang tertarik membuka peluang usaha di sektor jamu tersebut. Hal tersebut dilakukan guna meningkatan pendapatan keluarga.

"Kami upayakan selain konsumsi pribadi, ini bisa dijadikan potensi emak-emak supaya bisa berjualan online, menjadi mandiri, dan membantu perekonomian keluarga," ujarnya.

Mentor pelatihan Megawati memaparkan berbagai macam jenis jamu yang bisa diolah dan dimanfaatkan untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Namun, dalam pelatihan kali ini focus pada kandungan jamu yang memiliki manfaat membersihkan rahim.

"Pelatihan jamu kali ini kita khususkan untuk emak-emak yang khasiat dari jenisnya menjaga kesehatan rahim, karena perempuam itu penyakitnya rentan di rahim. Jadi kita buat jamu yang khasiat untuk detok rahim dan menjaga kebugaran," katanya.

Menurutnya, proses pembuatan jamu tersebut cukup mudah. Bahan-bahannya mudah ditemui di pasar maupun sering digunakan emak-emak di dapur untuk memasak.

"Kami pakai rempah-rempah alami, seperti kunyit, empunya, jahe, kayu manis, kapulaga dan boleh tambahan lainnya. Pokoknya bahan-bahannya tidak sulit, sering kita temui di dapur, sangat terjangkau," lanjutnya.

Selain untuk konsumsi pribadi, Megawati siap membantu emak-emak untuk memulai usaha jamu yang sudah digelutinya sejak beberapa waktu silam. Menurutnya, potensi usaha jamu cukup terbuka dan distribusinya sudah memiliki celah.

Emak-emak tinggal melanjutkan dan meningkatkan kemampuan masing-masing. "Apabila mereka berminat bisa kita bantu untuk pemasarannya. Sedikitnya bisa membantu uang untuk memasak di dapur. Selain itu, semoga bisa bermanfaat dan bisa dipraktikkan di rumah," tandasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Mak Ganjar Nining hadir langsung dalam kegiatan ini. Menurutnya, Riau merupakan provinsi ke 24 yang dilebarkan dalam rangka melanjutkan program-program pemberdayaan perempuan serta memperoleh dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai Presiden 2024.

"Riau bagian yang tidak terpisahkan dari provinsi yang lain. Hanya saja, kami melihat banyak sekali persoalan ketimpangan, baik dari sektor sosial maupun ekonomi. Ini alasan kami perlu membuka perwakilan daerah baru karena banyak hal dan program yang bisa kami selenggarakan untuk pemberdayaan perempuan secara masif," katanya.

Mak Ganjar berkomitmen membuat sejumlah program yang bisa membuka peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau. "Kesenjangan yang cukup tinggi. Maka pentingnya program-program seperti ini untuk membuka peluang dan harapan bagi mereka untuk berkembang," lanjutnya.

Nining berharap kegiatan tersebut bisa memperkuat posisi Ganjar Pranowo di kalangan emak-emak Riau. "Pak Ganjar dengan program Lapak Ganjar-nya terus berupaya membantu UMKM, tentu upaya tersebut harus kita perkuat dan lanjutkan hingga ke daerah lain," tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Rekomendasi
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved