Ketua DPR: Polusi Udara Jakarta Tak Bisa Diatasi dengan WFH ASN

Senin, 21 Agustus 2023 - 23:18 WIB
loading...
Ketua DPR: Polusi Udara...
Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani menilai mengatasi polusi udara Jakarta tidak bisa hanya dengan penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN di lingkungan DKI saja. Kebijakan itu harus dibarengi aspek lainnya.

“Polusi udara tak cukup dengan WFH. Kita ketahui bersama, pabrik banyak ditemui di kota penyangga seperti Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor. Kita harapkan semua industri disiplin terhadap pembuangan limbahnya,” ujar Puan, Senin (21/8/2023).

Pemerintah juga perlu memperkuat edukasi dan sosialisasi ke pelaku industri untuk mendorong pemanfaatan sumber energi bersih seperti energi matahari dan angin untuk keperluan rumah tangga industri.

Baca juga: Efektifkah WFH ASN untuk Tekan Polusi Udara dan Kemacetan Jakarta?

"Solusi jangka panjang yakni memperkenalkan bahan bakar berkualitas lebih baik bagi peralatan industri guna mengurangi emisi polutan udara,” katanya.

Mantan Menko PMK ini juga mendorong pemerintah membenahi transportasi umum yang menunjang masyarakat khususnya di kota-kota penyangga Jakarta. Dengan begitu, ketertarikan menggunakan kendaraan umum meningkat.

“Pemerintah pusat dan daerah perlu bersinergi untuk memperbaiki akses transportasi di daerah penunjang Jakarta. Jadi subsidinya harusnya dialihkan saja untuk perbaikan transportasi terintegrasi ke permukiman-permukiman sampai ke wilayah pinggiran sehingga orang mau beralih moda transportasi,” ungkapnya.

Kemudian, pemerintah perlu membuat terobosan lain agar masyarakat mulai melirik kendaraan berbasis listrik ramah lingkungan dan mulai meninggalkan kendaraan yang masih menggunakan bahan bakar fosil.

Seperti diberitakan, kebijakan WFH bagi ASN DKI mulai diterapkan dalam upaya mengurangi polusi udara di Ibu Kota. Adapun kebijakan WFH diberlakukan dengan sistem 50 persen bagi ASN yang melaksanakan fungsi staf atau pendukung.

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas buruknya kualitas udara di Ibu Kota sekaligus mengatasi kemacetan lalu lintas dalam rangka menyambut event internasional KTT ASEAN di Jakarta pada September 2023.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Rekomendasi
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Berita Terkini
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Infografis
Bahaya Polusi Udara...
Bahaya Polusi Udara di Jakarta Tinggi bagi Kesehatan Paru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved