Anggaran Dipangkas, Kemenag Batalkan Diskon UKT dan SPP Mahasiswa PTKIN

Rabu, 29 April 2020 - 19:55 WIB
loading...
Anggaran Dipangkas,...
Menteri Agama RI, Fachrul Razi. Foto: Kemenag
A A A
JAKARTA - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) RI memotong uang kuliah tunggal (UKT) dan SPP semester ganjil 2020/2021 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) batal. Adanya pemotongan anggaran institusi jadi alasan batalnya kebijakan tersebut.

"Ada keputusan Kemenkeu bahwa dana kami dipotong untuk mengatasi covid-19 sebesar Rp2,6 T. Angka itu buat Kemenag besar sekali karena semua sudah ada programnya masing-masing. Begitu dipotong Rp2,6 T, maka kami tidak bisa bergerak apa-apa lagi untuk membantu mengatasi kekurangan pendapatan pada lembaga pendidikan Islam (jika UKT mahasiswa dipotong),” jelas Menteri Agama Fachrul Razi seperti SINDOnews kutip dari laman Kemenag, Rabu (29/4/2020).

Menurut Menag, rencana memotong UKT dan SPP semata untuk mengurangi beban pembayaran mahasiswa. Sebelum dibatalkan, Kemenag menurut Fachrul sudah menyiapkan skema untuk menutup kekurangan pemasukan PTKIN jika kebijakan ini berjalan, dengan cara menyisihkan anggaran bidang pendidikan. Hanya saja pemerintah membutuhkan dana besar untuk mengatasi covid-19 sehingga dilakukan efisiensi anggaran Kementerian Agama.

Rencana pemotongan UKT ini pertama kali diketahui lewat surat yang diterbitkan Dirjen Pendis Kemenag RI 6 April lalu. Dalam surat yang ditujukan kepada pimpinan PTKIN di Indonesia, meminta agar pimpinan institusi melakukan pengurangan UKT mahasiswa Diploma dan S1 dan SPP mahasiswa S2 dan S3 dengan besaran pengurangan atau diskon minimal 10%.

Penyebaran pandemi covid-19 yang oleh Kemenag dianggap telah menyebabkan kemampuan ekonomi mahasiswa/wali mahasiswa menurun, menjadi alasan keluarnya kebijakandiskon UKT dan SPP ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Kemenag Gandeng Aktivis...
Kemenag Gandeng Aktivis Rohis Se-Indonesia Cetak Pemimpin Berkarakter lewat Kurikulum Cinta
Edukasi Generasi Muda,...
Edukasi Generasi Muda, Kemenag Launching Halal Goes to Campus di Unpad
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Rekomendasi
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved