HUT Ke-78 RI, Umar Patek: Merdeka Itu Melepas Ideologi Kekerasan dan Mewujudkan Indonesia Damai

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 23:55 WIB
loading...
HUT Ke-78 RI, Umar Patek:...
Perayaan HUT ke-78 RI di Surabaya menjadi sangat spesial bagi Umar Patek mantan narapidana terorisme yang terlibat pada kasus Bom Bali 1. Foto/Ist
A A A
SURABAYA - Perayaan HUT ke-78 Republik Indonesia (RI) di Surabaya menjadi sangat spesial bagi Hisam alias Umar Patek mantan narapidana terorisme (napiter) yang terlibat pada kasus Bom Bali 1. Dia bisa merayakannya bersama masyarakat.

Pada tahun ini, dia merasa bersyukur dan terharu karena bisa merasakan kegembiraan merayakan kemerdekaan Republik Indonesia bersama-sama masyarakat setelah bebas bersyarakat dari Lapas Kelas 1 Surabaya pada 7 Desember 2022 lalu.

Baca juga: Napi Terorisme Umar Patek Bebas Bersyarat Setelah Ikrar Setia pada NKRI

Saat masih menghuni Lapas, Umar Patek selalu menjadi petugas pengibar bendera Merah Putih setiap peringatan HUT RI.

Sebagai wujud pertobatanan dan bukti kecintaan pada NKRI, Umar Patek turut aktif dalam perlombaan di lingkungan rumahnya. Meskipun dirinya dikenal sebagai mantan narapidana teroris dan buronan kelas dunia, Umar Patek mengaku tidak malu dan tidak canggung untuk berbaur dengan masyarakat sekitar.

Baginya, kesalahan masa lalu, adalah bagian dari hidupnya. Saat ini fokusnya adalah menata kembali kehidupan untuk masa depan, dan bermanfaat untuk sesama.

“Bersyukur bisa bersosialisasi, duduk sama rata sama rendah bersama warga mengukuti aktivitas itu,” ucap Umar Patek di Surabaya, dikutip Sabtu (19/8/2023).

Baca juga: Sosok Bambang Sugianto, Sipir Penjara Pawang Narapidana Terorisme yang Meluluhkan Umar Patek

Pada perlombaan itu, Umar Patek mendapatkan juara 2 lomba berjalan dengan tampah di kepala yang diselenggarakan di lingkungannya. Umar Patek mengatakan baginya momentum kemerdekaan RI adalah hal yang sakral.

Karena untuk mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia, para pahlawan telah berkorban dengan darah, air mata, keringat dan nyawa untuk mengusir para penjajah. Untuk itu, Umar mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan dan mengisi Hari Kemerdekaan dengan hal yang positif.

“Sebagai generasi muda, harus mengisi dengan sesuatu yang positif, karena sebesar apapun yang kita berikan untuk negara itu masih sangat jauh, lebih kecil dari yang kita berikan ketimbang jasa dari pahlawan kita,” terang Umar Patek.

Lelaki kelahiran Pemalang, 20 Juli 1966 ini mengaku terharu mengingat masa-masa dirinya melakukan Ikrar NKRI dan menjadi petugas upacara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo.

Meskipun dulu dirinya dikecam habis-habisan, namun kini jejaknya banyak diikuti oleh narapidana terorisme (napiter) lain. Artinya, dirinya bisa memberikan inspirasi dan manfaatnya dapat dirasakan terus menerus.

“Alhamdulillah para napiter mengikuti jejak langkah saya. Kemarin dapat kabar di Lapas Sukabumi 3 orang napiter menjadi pengibar bendera (17 Agustus), dan dari beberapa lapas lain,” ucap Umar Patek.

Dia mengatakan kemerdekaan ini baiknya dimaknai dengan komitmen diri untuk merdeka dari pemikiran-pemikiran radikalisme pemikiran-pemikiran ekstremisme dan kekerasan.

Salah salah satunya dengan cara mengisi kegiatan dengan hal hal yang positif dan menyaring dari bacaan bacaan yang mengarah kepada hal hal negatif.

Untuk itu, Umar Patek mengajak masyarakat, khusunya kepada kelompok kelompok radikal untuk meninggalkan pemikiran ekstreem dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“(Merdeka) melepas semua pemikiran kekerasan, dan berbalik untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang damai,” tegasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI Bersama Masyarakat:...
TNI Bersama Masyarakat: Tetap Tenang dan Tak Mudah Terprovokasi
Pemuda Lintas Iman Serukan...
Pemuda Lintas Iman Serukan Masyarakat dan Kader Jaga Indonesia
Semarak HUT ke-80 RI...
Semarak HUT ke-80 RI di Kantor DPW Partai Perindo Sulsel, Libatkan Warga dan Disabilitas
Peringati HUT Ke-80...
Peringati HUT Ke-80 RI, Gubernur Kaltim Gelar Konser Merah Putih
Etnis Tionghoa di Bandung...
Etnis Tionghoa di Bandung Khidmat Gelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih HUT Ke-80 RI
Perayaan Kemerdekaan,...
Perayaan Kemerdekaan, Warga Senang Lalu Lintas Lancar dan Polantas Siaga
Peringatan HUT Ke-80...
Peringatan HUT Ke-80 RI, Pesta Rakyat Inklusif Jaga Kedaulatan Indonesia
HUT ke-80 RI, Pertamina...
HUT ke-80 RI, Pertamina Patra Niaga: Energi Merah Putih untuk Indonesia Maju
Ribuan Mahasiswa BEM...
Ribuan Mahasiswa BEM PTNU Se-Nusantara Deklarasi Komitmen Menjaga NKRI
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved