Bangga Lihat Batik, Kerajinan Tangan hingga Makanan Karya Warga Lapas Kedungpane, Ganjar: Produktif!
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 09:03 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bangga terhadap 8.031 orang narapidana di Lapas Kedungpane atas pembuatan batik, kerajinan tangan hingga makanan. Foto/Istimewa
A
A
A
SEMARANG - Kementerian Hukum dan HAM melalui Kanwil Jateng memberikan remisi kepada 8.031 orang narapidana di wilayah Jateng tahun 2023. Sebanyak 62 di antaranya merupakan anak binaan lapas.
Surat keputusan remisi dalam rangka HUT ke-78 RI diserahkan secara simbolis Gubernur Jawa Tengah yang juga Bacapres Partai Perindo Ganjar Pranowo dalam acara "Penyerahan Remisi Umum Bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Hari Kemerdekaan”
Pemberian remisi itu dilakukan di Lembaga Permasyarakatan Kelas I Kedungpane, Semarang, Jateng, Kamis 17 Agustus 2023.
Baca Juga: Ini Alasan Hary Tanoe Gencar Bagikan Gerobak Perindo
Di kompleks lapas tersebut, Ganjar mengunjungi pameran hasil karya warga binaan seperti batik, kerajinan tangan, hingga makanan. Tak hanya sekadar dipamerkan, karya-karya itu juga dijual.
“Bahkan, ada yang bisnis. Jadi, pengusahanya masuk ke sini kemudian orang di sini mengerjakan, dibayar di sini, maka menjadi lebih produktif,” kata Ganjar.
Dengan berbagai pembinaan yang dilakukan, Ganjar berharap keterampilan warga binaan dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat. Baik pada saat remisi, maupun ketika bebas nanti.
Surat keputusan remisi dalam rangka HUT ke-78 RI diserahkan secara simbolis Gubernur Jawa Tengah yang juga Bacapres Partai Perindo Ganjar Pranowo dalam acara "Penyerahan Remisi Umum Bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Hari Kemerdekaan”
Pemberian remisi itu dilakukan di Lembaga Permasyarakatan Kelas I Kedungpane, Semarang, Jateng, Kamis 17 Agustus 2023.
Baca Juga: Ini Alasan Hary Tanoe Gencar Bagikan Gerobak Perindo
Di kompleks lapas tersebut, Ganjar mengunjungi pameran hasil karya warga binaan seperti batik, kerajinan tangan, hingga makanan. Tak hanya sekadar dipamerkan, karya-karya itu juga dijual.
“Bahkan, ada yang bisnis. Jadi, pengusahanya masuk ke sini kemudian orang di sini mengerjakan, dibayar di sini, maka menjadi lebih produktif,” kata Ganjar.
Dengan berbagai pembinaan yang dilakukan, Ganjar berharap keterampilan warga binaan dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat. Baik pada saat remisi, maupun ketika bebas nanti.
Lihat Juga :