3 Bulan Natuna Alami Pemadaman Listrik Bergiliran, Gubernur Kepri: Ini Harus Selesai!
Rabu, 16 Agustus 2023 - 12:35 WIB
loading...
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta pemadaman listri di wilayah Natuna harus segera selesai. Foto/MPI/Alfie Al Rasyid
A
A
A
NATUNA - Warga Pulau Bunguran, Kabupaten Natuna terus mengalami permasalahan listrik yang sangat serius. Bahkan tiga bulan terakhir, masyarakat yang berada di wilayah perbatasan ini mengalami pemadaman listrik secara bergilir hingga empat kali dalam satu hari.
Selain itu, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 Tahun, Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Ranai melakukan pemadaman bergilir. Pasalnya pasokan daya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga di perbatasan Indonesia.
Baca juga: Pasokan Listrik Kurang, 6 Kecamatan di Natuna Gelap Gulita
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad yang saat ini tengah melaksanakan serangkaian kegiatan di Natuna pun angkat bicara.
"Permasalahan listrik ini harus segera selesai. Apalagi di wilayah ibukota kabupaten seperti ini," ujar Ansar Ahmad, Rabu (16/08/2023).
Ansar menjelaskan, pemerintah meminta pihak PLN untuk menjelaskan persoalan yang dihadapi sehingga terjadi pemadaman bergilir yang cukup lama. Padahal, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sudah mengirimkan mesin 1 megawatt.
Selain itu, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 Tahun, Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Ranai melakukan pemadaman bergilir. Pasalnya pasokan daya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga di perbatasan Indonesia.
Baca juga: Pasokan Listrik Kurang, 6 Kecamatan di Natuna Gelap Gulita
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad yang saat ini tengah melaksanakan serangkaian kegiatan di Natuna pun angkat bicara.
"Permasalahan listrik ini harus segera selesai. Apalagi di wilayah ibukota kabupaten seperti ini," ujar Ansar Ahmad, Rabu (16/08/2023).
Ansar menjelaskan, pemerintah meminta pihak PLN untuk menjelaskan persoalan yang dihadapi sehingga terjadi pemadaman bergilir yang cukup lama. Padahal, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sudah mengirimkan mesin 1 megawatt.
Lihat Juga :