Status Siaga Darurat Kekeringan, 3 Kalurahan di Bantul Kesulitan Air Bersih
Selasa, 15 Agustus 2023 - 13:25 WIB
loading...
Ilustrasi Kekeringan. Foto/Dok.Sindonews
A
A
A
BANTUL - Wilayah perbukitan di tenggara Kabupaten Bantul sudah mulai merasakan dampak kekeringan . Ratusan kepala keluarga (KK) mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah mengatakan setidaknya ada tiga Kalurahan yang mengajukan untuk mendapatkan droping air bersih dari pemerintah ataupun lembaga swasta lainnya.
"Di sana memang wilayah perbukitan seribu. Jadi langganan kesulitan air bersih," terang dia, Selasa (15/8/2023).
Dia mengakui jika daerah yang masih menjadi langganan kekeringan adalah perbatasan Kecamatan Imogiri dan Dlingo. Wilayah ini sebagian memang didominasi perbukitan yang setiap puncak musim kemarau, mata air mulai menghilang.
Baca Juga: Gunungkidul Darurat Kekeringan, 30.526 KK dari 14 Kecamatan Terdampak
">Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah mengatakan setidaknya ada tiga Kalurahan yang mengajukan untuk mendapatkan droping air bersih dari pemerintah ataupun lembaga swasta lainnya.
"Di sana memang wilayah perbukitan seribu. Jadi langganan kesulitan air bersih," terang dia, Selasa (15/8/2023).
Dia mengakui jika daerah yang masih menjadi langganan kekeringan adalah perbatasan Kecamatan Imogiri dan Dlingo. Wilayah ini sebagian memang didominasi perbukitan yang setiap puncak musim kemarau, mata air mulai menghilang.
Baca Juga: Gunungkidul Darurat Kekeringan, 30.526 KK dari 14 Kecamatan Terdampak
"Pemerintah ada program Droping air sudah beberapa kali dilakukan baik dari BPBD, Tagana Dinsos, maupun PMI,"ujar Aka.