Turun ke Lokasi, Komisi V DPR Tangani Banjir Rob Bontang Kuala Kaltim
Senin, 14 Agustus 2023 - 08:01 WIB
loading...
Penanganan banjir rob di Kelurahan Bontang Kuala turut menjadi prioritas kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Bontang, Kaltim. Foto/Ist.
A
A
A
BONTANG - Penanganan banjir rob di Kelurahan Bontang Kuala turut menjadi prioritas kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Anggota Komisi V DPR RI Irwan mengatakan bahwa pihaknya akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur di Bontang Kuala dari segi penganggaran guna mendorong percepatan penanganan banjir rob di Bontang Kuala.
“Kenapa saya prioritaskan? karena selain tempat wisata, Bontang Kuala ini juga jadi tempat sejarah lahirnya Kota Bontang. Terus kami kawal sampai terealisasi,” ungkap Irwan usai melakukan kunjungan kerja Komisi V di Bontang, Kalimantan Timur, yang dikutip Senin (14/8/2023).
Baca juga: Banjir Rob Mengancam Kota-kota Besar Pesisir
Irwan menjelaskan, untuk penanganan banjir rob di Bontang Kuala ini perlu kajian yang lebih mendalam mengingat banjir rob tidak bisa dilakukan hanya dengan peningkatan jalan dan pembuatan pagar keliling untuk membendung air masuk.
Sebab banjir yang disebabkan siklus air pasang laut ini akan terus meningkat seiring waktu karena kondisi alam.
“Bukan hanya jalan nasionalnya dan tanggulnya, akan tetapi kita harus melihat limpasan dari air laut, jangan sampai kita tutup tanggul jalan tetapi dari (celah) lain bisa masuk,” terangnya.
Irwan mengatakan, dirinya bersama Komisi V akan memastikan bahwa penanganan banjir rob di Bontang Kuala ini agar bisa segera direalisasikan minimal paling lambat tahun 2024 sudah bisa dilakukan penanganan.
“Kenapa saya prioritaskan? karena selain tempat wisata, Bontang Kuala ini juga jadi tempat sejarah lahirnya Kota Bontang. Terus kami kawal sampai terealisasi,” ungkap Irwan usai melakukan kunjungan kerja Komisi V di Bontang, Kalimantan Timur, yang dikutip Senin (14/8/2023).
Baca juga: Banjir Rob Mengancam Kota-kota Besar Pesisir
Irwan menjelaskan, untuk penanganan banjir rob di Bontang Kuala ini perlu kajian yang lebih mendalam mengingat banjir rob tidak bisa dilakukan hanya dengan peningkatan jalan dan pembuatan pagar keliling untuk membendung air masuk.
Sebab banjir yang disebabkan siklus air pasang laut ini akan terus meningkat seiring waktu karena kondisi alam.
“Bukan hanya jalan nasionalnya dan tanggulnya, akan tetapi kita harus melihat limpasan dari air laut, jangan sampai kita tutup tanggul jalan tetapi dari (celah) lain bisa masuk,” terangnya.
Irwan mengatakan, dirinya bersama Komisi V akan memastikan bahwa penanganan banjir rob di Bontang Kuala ini agar bisa segera direalisasikan minimal paling lambat tahun 2024 sudah bisa dilakukan penanganan.
Lihat Juga :