Ganjar Resmikan SPAM Gandrungmangu Cilacap, Warga: Alhamdulillah Nggak Perlu Beli Air Lagi!
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
"Seneng banget, sekarang kalau musim kemarau tidak perlu beli air. Air sudah mengalir di rumah dan kualitasnya lebih jernih dan tidak bau," ucap Warisem.
Biasanya, ia terpaksa membeli air untuk kebutuhan rumah tangganya. Harga air Rp7.000 per jeriken itu cukup mahal bagianya dan juga banyak warga lain di sekitar. Sehingga, itu dirasa membuat warga kesulitan.
Baca juga: Ganjar Menginap di Desa, Warga Cilacap: Bungah Tenan, Kaya Ketimpa Wahyu
"Ya selama puluhan tahun dulu seperti itu, harus beli. Airnya juga nggak jernih, masih bau. Kalau sekarang senang, air sudah gampang dan kualitasnya lebih bagus," ucapnya.
Hal senada disampaikan Sumini (40) warga Kecamatan Kampung Laut lainnya. Selama bertahun-tahun, ia selalu kesulitan air bersih setiap musim kemarau tiba.
"Alhamdulillah sudah nggak beli lagi sekarang, katanya masih gratis. Ya meskipun nanti bayar, tidak semahal beli air di luaran. Dan kualitasnya juga lebih bagus, jadi lebih sehat," ujarnya.
Biasanya, ia terpaksa membeli air untuk kebutuhan rumah tangganya. Harga air Rp7.000 per jeriken itu cukup mahal bagianya dan juga banyak warga lain di sekitar. Sehingga, itu dirasa membuat warga kesulitan.
Baca juga: Ganjar Menginap di Desa, Warga Cilacap: Bungah Tenan, Kaya Ketimpa Wahyu
"Ya selama puluhan tahun dulu seperti itu, harus beli. Airnya juga nggak jernih, masih bau. Kalau sekarang senang, air sudah gampang dan kualitasnya lebih bagus," ucapnya.
Hal senada disampaikan Sumini (40) warga Kecamatan Kampung Laut lainnya. Selama bertahun-tahun, ia selalu kesulitan air bersih setiap musim kemarau tiba.
"Alhamdulillah sudah nggak beli lagi sekarang, katanya masih gratis. Ya meskipun nanti bayar, tidak semahal beli air di luaran. Dan kualitasnya juga lebih bagus, jadi lebih sehat," ujarnya.
Lihat Juga :