Deretan Angkot Jadul yang Masih Mengaspal di Jaksel, Ada yang melewati Ragunan
Kamis, 10 Agustus 2023 - 13:07 WIB
loading...
Angkot T19 Jurusan Depok-Kampung Rambutan (kanan) tetap eksis melayani penumpang. Foto/SINDOnews/Dzikry Subhanie
A
A
A
JAKARTA - Deretan angkot jadul yang masih mengaspal alias beroperasi di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) akan dikupas di artikel ini. Angkot tersebut ada yang beroperasi sejak 20-30 tahun lalu.
Naik angkutan perkotaan ( angkot ) masih menjadi pilihan sebagian warga Jakarta. Apalagi, jika wilayah tempat tinggal belum ada transportasi umum lainnya yang dilewati.
Bahkan, walaupun sudah ada Mikrotrans , salah satu moda yang terintegrasi dengan JakLingko, keberadaan angkot jadul ini tetap dinanti. Apalagi bagi warga yang tidak memiliki kartu uang elektronik untuk naik Mikrotrans atau kartunya tertinggal, angkot menjadi pilihan.
Meski sudah ada Transjakarta yang melewati Jalan Ciledug Raya, angkot berwarna putih ini masih terlihat mengaspal dari arah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menuju Ciledug, Tangerang Banten dan sebaliknya.
Rute yang dilewati angkot ini antara lain Seskoal, Pasar Cipulir, Jalan Ciledug Raya, Jalan Haji Mencong, hingga Terminal Ciledug.
Meski sudah ada Jak 44 yang rutenya beririsan, angkot S02 yang bermarna merah tetap eksis. Jika terlalu lama menunggu Jak 44 atau Kartu JakLingko tertinggal di rumah, angkot ini bisa jadi alternatif.
Rute yang dilalui angkot ini antara lain Jalan Margasatwa Raya, Pintu Barat Ragunan, Jagakarsa, Pasar Lenteng Agung, lalu berputar di Gardu (Pelintasan KA dekat Universitas Pancasila), kemudian kembali ke arah Lenteng Agung menuju Pondok Labu.
![Deretan Angkot Jadul yang Masih Mengaspal di Jaksel, Ada yang melewati Ragunan]()
Angkot M17. Foto/SINDOnews/Dzikry Subhanie
M17 yang memiliki rute Pasar Minggu-Lenteng Agung ini tetap eksis, meski sudah ada Jak 46 Jurusan Pasar Minggu-Jagakarsa. Rute angkot dan Mikrotrans ini hampir sama sejak dari Pasar Minggu hingga Masjid Al Wiqoyah, Jagakarsa.
Adapun rute yang dilalui angkot M17 ini antara lain Jati Padang Raya, Kolong Tol Tanjung Barat, Jalan Kebagusan Raya, Pintu Timur Ragunan, Kelapa Tiga Jagakarsa, hingga Pasar Lenteng Agung. Dahulu, saat Pintu Timur Ragunan dibuka untuk pengunjung, angkot ini selalu dinanti oleh mereka yang akan ke Ragunan atau pulang dari kebun binatang tersebut. Namun, saat pandemi Covid-19 hingga kini, Pintu Timur Ragunan tidak dibuka untuk pengunjung.
Naik angkutan perkotaan ( angkot ) masih menjadi pilihan sebagian warga Jakarta. Apalagi, jika wilayah tempat tinggal belum ada transportasi umum lainnya yang dilewati.
Bahkan, walaupun sudah ada Mikrotrans , salah satu moda yang terintegrasi dengan JakLingko, keberadaan angkot jadul ini tetap dinanti. Apalagi bagi warga yang tidak memiliki kartu uang elektronik untuk naik Mikrotrans atau kartunya tertinggal, angkot menjadi pilihan.
Angkot Jadul yang Masih Eksis di Jaksel
Dari sekian banyak angkot jadul yang masih beroperasi di Jaksel, berikut ini SINDOnews tampilkan lima di antaranya.1. C01 (Kebayoran Lama-Ciledug)
Meski sudah ada Transjakarta yang melewati Jalan Ciledug Raya, angkot berwarna putih ini masih terlihat mengaspal dari arah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menuju Ciledug, Tangerang Banten dan sebaliknya.
Rute yang dilewati angkot ini antara lain Seskoal, Pasar Cipulir, Jalan Ciledug Raya, Jalan Haji Mencong, hingga Terminal Ciledug.
2. S02 (Pondok Labu-Lenteng Agung)
Meski sudah ada Jak 44 yang rutenya beririsan, angkot S02 yang bermarna merah tetap eksis. Jika terlalu lama menunggu Jak 44 atau Kartu JakLingko tertinggal di rumah, angkot ini bisa jadi alternatif.
Rute yang dilalui angkot ini antara lain Jalan Margasatwa Raya, Pintu Barat Ragunan, Jagakarsa, Pasar Lenteng Agung, lalu berputar di Gardu (Pelintasan KA dekat Universitas Pancasila), kemudian kembali ke arah Lenteng Agung menuju Pondok Labu.
3. M17 (Pasar Minggu-Lenteng Agung)

Angkot M17. Foto/SINDOnews/Dzikry Subhanie
M17 yang memiliki rute Pasar Minggu-Lenteng Agung ini tetap eksis, meski sudah ada Jak 46 Jurusan Pasar Minggu-Jagakarsa. Rute angkot dan Mikrotrans ini hampir sama sejak dari Pasar Minggu hingga Masjid Al Wiqoyah, Jagakarsa.
Adapun rute yang dilalui angkot M17 ini antara lain Jati Padang Raya, Kolong Tol Tanjung Barat, Jalan Kebagusan Raya, Pintu Timur Ragunan, Kelapa Tiga Jagakarsa, hingga Pasar Lenteng Agung. Dahulu, saat Pintu Timur Ragunan dibuka untuk pengunjung, angkot ini selalu dinanti oleh mereka yang akan ke Ragunan atau pulang dari kebun binatang tersebut. Namun, saat pandemi Covid-19 hingga kini, Pintu Timur Ragunan tidak dibuka untuk pengunjung.
Lihat Juga :