Ganjar Muda Padjajaran Gelar Lomba Mancing, Ajang silaturahmi
Sabtu, 05 Agustus 2023 - 20:26 WIB
loading...
Relawan GMP menggelar kegiatan mancing mania di Kabupaten Sukabumi, Sabtu (5/8/2023). Ribuan ikan emas dengan berat lebih dari 1 ton ditebar untuk lomba. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SUKABUMI - Relawan Ganjar Muda Padjajaran (GMP) menggelar kegiatan mancing mania di Kabupaten Sukabumi. Dalam upaya menebar kebahagiaan seraya menjaga ekosistem. Ribuan ikan emas dengan berat lebih dari 1 ton ditebar untuk lomba.
"Kali ini GMP mengadakan kegiatan mancing mania. Tujuannya untuk menjalin silaturahmi, menjaga kearifan lokal," kata Koordinator GMP Sukabumi Moch Rizal Ihsan Nurjaman di Desa Cipeteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (5/8/2023).
Menurut Rizal, Sukabumi merupakan sebuah wilayah yang kaya sumber daya alam. Oleh karenanya, perlu perhatian ekstra dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi memancing tanpa merusak ekosistem dengan mencari ikan di sungai menggunakan cara yang merugikan.
"Untuk kegiatan mancing sendiri sangat disukai, makannya antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan mancing. Untuk jumlah ikan yang disediakan itu 1 ton lebih, ada ribuan ekor ikan," ungkapnya.
Rizal mengemukakan, lomba memancing ini juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya banyak warung yang berjualan di lokasi kegiatan, peluang usaha masyarakat meningkat. Ikan hasil memancing bisa dijual atau dikonsumsi di rumah, menjadi nilai tambah yang tidak bisa diabaikan.
"Kali ini GMP mengadakan kegiatan mancing mania. Tujuannya untuk menjalin silaturahmi, menjaga kearifan lokal," kata Koordinator GMP Sukabumi Moch Rizal Ihsan Nurjaman di Desa Cipeteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (5/8/2023).
Menurut Rizal, Sukabumi merupakan sebuah wilayah yang kaya sumber daya alam. Oleh karenanya, perlu perhatian ekstra dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi memancing tanpa merusak ekosistem dengan mencari ikan di sungai menggunakan cara yang merugikan.
"Untuk kegiatan mancing sendiri sangat disukai, makannya antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan mancing. Untuk jumlah ikan yang disediakan itu 1 ton lebih, ada ribuan ekor ikan," ungkapnya.
Rizal mengemukakan, lomba memancing ini juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya banyak warung yang berjualan di lokasi kegiatan, peluang usaha masyarakat meningkat. Ikan hasil memancing bisa dijual atau dikonsumsi di rumah, menjadi nilai tambah yang tidak bisa diabaikan.
Lihat Juga :