Heboh! 10 Bayi ODGJ yang Dirawat YouTuber Pratiwi Noviyanthi Diambil Paksa Polisi?
Kamis, 03 Agustus 2023 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
“Aku ngerasa bahwa ini enggak ada apa-apanya (sambil menunjukkan piagam dan tropi yang diberikan Pemkot Tangernag), dikarenakan pada saat dinas sosial datang ke tempat kami, seolah-olah mereka tidak kenal terhadap kami, terhadap saya yang sering membantu ODGJ di daerah Kota Tangerang,” kata Novi.
Sementara Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menuturkan, petugas dinsos saat itu hanya mendampingi Bareskrim Polri dan Kemensos yang ingin mengambil 10 anak asuh yang dirawat oleh Novi.
“Kami (Dinsos) dapat informasi dari Bareskrim sama kepolisian, kami diminta mendampingi (mengambil) anak yang bersangkutan itu untuk dibawa ke Kementerian Sosial, untuk diurus dirawat dan lain sebagainya,” ujar Arief.
Ketika ditanya soal dugaan TPPO, Arief tak menampiknya. Tapi soal hal tersebut hanya polisi yang bisa menjelaskan.
“Informasinya demikian, tapi nanti pihak kepolisian yang akan menjelaskan. Kita hormati proses hukumnya,” katanya.
"Saat ini kejadian tersebut sudah dalam penanganan dan pendalaman oleh pihak Bareskim Polri. Hasilnya apa, indikasinya apa, itu merupakan ranah Bareskrim Polri yang nanti akan memberikan penjelasan,” jelasnya.
Sementara Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menuturkan, petugas dinsos saat itu hanya mendampingi Bareskrim Polri dan Kemensos yang ingin mengambil 10 anak asuh yang dirawat oleh Novi.
“Kami (Dinsos) dapat informasi dari Bareskrim sama kepolisian, kami diminta mendampingi (mengambil) anak yang bersangkutan itu untuk dibawa ke Kementerian Sosial, untuk diurus dirawat dan lain sebagainya,” ujar Arief.
Ketika ditanya soal dugaan TPPO, Arief tak menampiknya. Tapi soal hal tersebut hanya polisi yang bisa menjelaskan.
“Informasinya demikian, tapi nanti pihak kepolisian yang akan menjelaskan. Kita hormati proses hukumnya,” katanya.
Novi Belum Punya Legalitas
Kepala Dinsos Kota Tangerang Mulyani menuturkan bayi-bayi tersebut kini di bawah perlindungan Kemensos. Selebihnya dia menyerahkan permasalahan ini ke Kemensos dan Bareskrim Polri."Saat ini kejadian tersebut sudah dalam penanganan dan pendalaman oleh pihak Bareskim Polri. Hasilnya apa, indikasinya apa, itu merupakan ranah Bareskrim Polri yang nanti akan memberikan penjelasan,” jelasnya.
Lihat Juga :