Jokowi dan Ridwan Kamil Bahas Tranportasi Cekungan Bandung, Ini Hasilnya

Kamis, 03 Agustus 2023 - 13:26 WIB
loading...
Jokowi dan Ridwan Kamil...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta. Foto/MPI/Raka Dwi Novianto
A A A
JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah menyiapkan solusi untuk warga Bandung Raya agar dapat mengurangi kemacetan. Salah satunya transportasi pada kawasan Cekungan Bandung.

Ridwan Kamil mengungkapkan hal itu usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas rencana pengembangan transportasi terpadu kawasan cekungan Bandung di Istana Negara, Jakarta.

Baca juga: 3 Nama Calon Pj Gubernur Jabar Pengganti Ridwan Kamil, Eks Kajati hingga Orang Istana

"Alhamdulillah tadi rapat pembahasan rencana tranportasi massal di cekungan Bandung Raya telah mendapatkan respons positif. Bandung Raya ini perhari ini kemacetannya 40 persen. Kalau kita tidak melakukan apa-apa 2037 seluruh kota akan macet total jadi buka pintu sudah macet," kata gubernur yang akrab disapa Kang Emil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/3/2023).



Kang Emil pun menyiapkan lima solusi salah satunya dengan mempersiapkan badan pengelola cekungan Bandung.

"Jadi lima kota yang selama ini ingin punya egosektoral sekarang bisa dikendalikan dikoordinasikan oleh badan pengelola cekungan Bandung Barat yang lahir oleh Perpres dari Pak Jokowi di tahun 2018," paparnya.

Solusi lainnya, lanjut di, yakni perkeretaapian dan Bus rapid transit (BRT). Namun karena banyaknya cekungan, Ridwan juga menyarankan adanya Cable Car atau kereta gantung.

Baca juga: 7 Penjabat Kepala Daerah Diajukan ke Kemendagri, Ridwan Kamil: Semua dari Kabinet Saya

"Dan insya Allah satu dua dari gagasan ini akan kami presentasikan diakhir bulan kembali kepada pak Presiden. Di mana yang paling mudah akan kita eksekusi sehingga di masa presiden Pak Jokowi ada satu dua infrastruktur transportasi publik di Bandung Raya bisa diselesaikan dengan berbagai dukungan dari berbagai pihak," kata Kang Emil.

Meski begitu, dia mengakui anggaran daerah tidak pernah bisa cukup untuk membiayai proyek-proyek transportasi massal tersebut.

"Kita butuh kurang lebih Rp100 triliunan untuk menyelesaikan menaikkan dari 13 persen warga naik public transport menjadi 50 persen warga Bandung Raya naik Public Transport. Jadi perhari ini hanya 13 persen warga cekungan Bandung yang naik public transport nah dinaikkan ke 50 persen costnya tidak murah tapi harus dilakukan," urainya.

"Karena semakin ditunda nanti harganya akan bertambah mahal seperti halnya MRT sekarang yang juga harganya berbeda dengan MRT pertama di Jakarta," pungkas Ridwan Kamil.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Bikin Macet, Kasudin SDA Jaksel Minta Maaf
Jalan Ambles Ditangani,...
Jalan Ambles Ditangani, Lalu Lintas Lenteng Agung Mulai Terurai
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
LRT Jabodebek Kian Diminati,...
LRT Jabodebek Kian Diminati, Pengguna Cetak Rekor Tertinggi 129.692
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Rekomendasi
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved