Konflik Lahan, 3 Orang di Tebo Terluka Parah Akibat Saling Tembak dan Bacok
Rabu, 02 Agustus 2023 - 01:20 WIB
loading...
Tiga orang warga di Kecamatan Tujuh Kota, Kabupaten Tebo, Jambi, terluka parah akibat terkena tembakan dan sabetan parang dipicu perembutan lahan. Foto/iNews TV/Budi Utomo
A
A
A
TEBO - Aksi saling tembak menggunakan senjata api rakitan, dan pembacokan menggunakan parang pecah di Kecamatan Tujuh Kota, Kabupaten Tebo, Jambi. Diduga, aksi saling serang ini terjadi akibat adanya konflik lahan.
Baca juga: Emosi, Warga Ponorogo Tutup Halaman Pakai Tembok hingga Tetangga Kesulitan Akses Jalan
Akibat penembakan dan pembacokan tersebut, tiga orang mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Ketiga korban penembakan dan pembacokan akibat konflik lahan itu, yakni Mahyudin (40), Jamal (42), dan Kamal (48).
Mayudin terluka bersimbah darah, akibat pembacokan. Sementara Jamal mengalami luka tembak pada bagian pipi saat mengemudikan mobil. Sedangkan Kamal, mengalami luka bacok parah hingga mengakibatkan tiga jari tangannya putus.
Baca juga: Petugas Pemadam Kebakaran Berjibaku Lepaskan Kaleng Kue di Kepala Balita
Pertikaian antar dua keluarga tersebut, terjadi Selasa (1/8/2023). Kedua belah pihak saling mengklaim sebagai pemilik tanah. Konflik lahan antar dua keluarga tersebut, sudah terjadi sejak lama.
Upaya penyelesaian konflik lahan tersebut, awalnya coba diselesaikan di kantor desa. Tetapi, kedua belah pihak yang berkonflik memperebutkan lahan berpapasan di jalan, dan akhirnya terjadi pertikaian berdarah dari kedua belah pihak.
![Konflik Lahan, 3 Orang di Tebo Terluka Parah Akibat Saling Tembak dan Bacok]()
Baca juga: Tangis Pecah di Banyumas, Operasi SAR Ditutup 8 Penambang Emas Belum Ditemukan
Kapolres Tebo, AKBP I Wayan Arta Ariawan mengatakan, pertikaian antar dua keluarga ini diduga dipicu konflik lahan. "Kami sudah berupaya menenangkan kedua pihak, agar tidak terjadi pertikaian lanjutan hingga menelan korban jiwa," tegasnya.
Polisi meminta warga untuk tidak terprovokasi, dan menyerahkan proses hukum kepada kepolisian. Akibat kasus pembacokan dan penembakan yang dipicu konflik lahan, polisi telah menetapkan dua nama tersangka yakni Riyan (26), dan Rahmedi (46).
Baca juga: Emosi, Warga Ponorogo Tutup Halaman Pakai Tembok hingga Tetangga Kesulitan Akses Jalan
Akibat penembakan dan pembacokan tersebut, tiga orang mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Ketiga korban penembakan dan pembacokan akibat konflik lahan itu, yakni Mahyudin (40), Jamal (42), dan Kamal (48).
Mayudin terluka bersimbah darah, akibat pembacokan. Sementara Jamal mengalami luka tembak pada bagian pipi saat mengemudikan mobil. Sedangkan Kamal, mengalami luka bacok parah hingga mengakibatkan tiga jari tangannya putus.
Baca juga: Petugas Pemadam Kebakaran Berjibaku Lepaskan Kaleng Kue di Kepala Balita
Pertikaian antar dua keluarga tersebut, terjadi Selasa (1/8/2023). Kedua belah pihak saling mengklaim sebagai pemilik tanah. Konflik lahan antar dua keluarga tersebut, sudah terjadi sejak lama.
Upaya penyelesaian konflik lahan tersebut, awalnya coba diselesaikan di kantor desa. Tetapi, kedua belah pihak yang berkonflik memperebutkan lahan berpapasan di jalan, dan akhirnya terjadi pertikaian berdarah dari kedua belah pihak.

Baca juga: Tangis Pecah di Banyumas, Operasi SAR Ditutup 8 Penambang Emas Belum Ditemukan
Kapolres Tebo, AKBP I Wayan Arta Ariawan mengatakan, pertikaian antar dua keluarga ini diduga dipicu konflik lahan. "Kami sudah berupaya menenangkan kedua pihak, agar tidak terjadi pertikaian lanjutan hingga menelan korban jiwa," tegasnya.
Polisi meminta warga untuk tidak terprovokasi, dan menyerahkan proses hukum kepada kepolisian. Akibat kasus pembacokan dan penembakan yang dipicu konflik lahan, polisi telah menetapkan dua nama tersangka yakni Riyan (26), dan Rahmedi (46).
(eyt)
Lihat Juga :