646,86 Km Jalan di Jawa Timur Belum Penuhi Standar
Rabu, 29 Juli 2020 - 01:13 WIB
loading...
A
A
A
Sejak tahun 2017 hingga 2019, DPUBM Jatim memprioritaskan pelebaran jalan untuk memenuhi lebar standar jalan provinsi. Terutama pada area black spot, akses menuju kawasan pariwisata, kawasan industri dan daerah tertinggal.
Diantaranya, ruas jalan Ponorogo – Pacitan, Situbondo – Bondowoso, Pakah – Ponco, Ponco – Jatirogo, Mojokerto – Ploso, Maospati – Magetan, Kejayan – Tosari, Batu – Kediri, Pacet – Cangar, Sampang – Ketapang, Sampang – Omben, Pamekasan – Sotabar, Sumenep – Pantai Lombang.
Menurut Gatot, akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat. Ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap, kata dia, akan meningkatkan akselerasi pengembangan kawasan. Baik kawasan industri maupun kawasan pariwisata. Dampaknya adalah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dari tahun ke tahun. Kinerja kami semakin meningkat. Jalan-jalan provinsi kondisinya semakin layak dan aman untuk dilalui,” pungkasnya
Diantaranya, ruas jalan Ponorogo – Pacitan, Situbondo – Bondowoso, Pakah – Ponco, Ponco – Jatirogo, Mojokerto – Ploso, Maospati – Magetan, Kejayan – Tosari, Batu – Kediri, Pacet – Cangar, Sampang – Ketapang, Sampang – Omben, Pamekasan – Sotabar, Sumenep – Pantai Lombang.
Menurut Gatot, akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat. Ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap, kata dia, akan meningkatkan akselerasi pengembangan kawasan. Baik kawasan industri maupun kawasan pariwisata. Dampaknya adalah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dari tahun ke tahun. Kinerja kami semakin meningkat. Jalan-jalan provinsi kondisinya semakin layak dan aman untuk dilalui,” pungkasnya
(msd)
Lihat Juga :