Usai Rawat Pasien Positif COVID-19, Puskesmas di Blitar Di-lockdown
Selasa, 28 Juli 2020 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
Terhitung sejak Selasa (28/7), Puskesmas Wlingi tidak melayani pasien selama enam hari ke depan. "Enam orang petugas kesehatan juga menjalani swab test, "terang Krisna Yekti.
Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Christine Herawati menambahkan, hasil swab dua dari enam petugas Puskesmas Wlingi terkonfirmasi positif COVID-19. (BACA JUGA: Minta Maaf, Mendikbud Minta NU, Muhammadiyah, PGRI Kembali Gabung POP)
"Kemarin hasil swab dari enam teman kami, dua dinyatakan positif, "ujarnya. Dua petugas kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut yang merawat langsung pasien.
Keduanya, kata Christine dalam kondisi sehat atau berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG). Selain puskesmas Wlingi, Pemkab Blitar juga pernah melockdown puskesmas Selopuro. "Kalau lockdown RSUD Ngudi Waluyo bersifat parsial, "tambahnya.
Tercatat hingga 27 Juli 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 141 kasus. Perinciannya, 11 meninggal dunia, 66 sembuh dan 64 dirawat. Sedangkan jumlah PDP sebanyak 113 orang, dengan perincian 30 meninggal dunia, 16 dirawat, dan 67 pulang.
Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Christine Herawati menambahkan, hasil swab dua dari enam petugas Puskesmas Wlingi terkonfirmasi positif COVID-19. (BACA JUGA: Minta Maaf, Mendikbud Minta NU, Muhammadiyah, PGRI Kembali Gabung POP)
"Kemarin hasil swab dari enam teman kami, dua dinyatakan positif, "ujarnya. Dua petugas kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut yang merawat langsung pasien.
Keduanya, kata Christine dalam kondisi sehat atau berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG). Selain puskesmas Wlingi, Pemkab Blitar juga pernah melockdown puskesmas Selopuro. "Kalau lockdown RSUD Ngudi Waluyo bersifat parsial, "tambahnya.
Tercatat hingga 27 Juli 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 141 kasus. Perinciannya, 11 meninggal dunia, 66 sembuh dan 64 dirawat. Sedangkan jumlah PDP sebanyak 113 orang, dengan perincian 30 meninggal dunia, 16 dirawat, dan 67 pulang.
(vit)