Hutan Kota UKI Cawang Dipasangi Lampu Sorot LED Cegah Jadi Sarang LGBT
Jum'at, 28 Juli 2023 - 04:17 WIB
loading...
Petugas Satpol PP saat melakukan patroli di hutan kota UKI, Cawang, Jakarta, Rabu (26/7/2023). Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Timur langsung melakukan perbaikan pagar dan memasang lampu sorot LED di kawasan hutan kota UKI Cawang. Hal itu sebagai respons dari perintah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono agar Wali Kota Jakarta Timur turun langsung melakukan pengecekan hutan kota yang diduga menjadi sarang berkumpulnya kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender ( LGBT ).
Kepala Sudin Tamhut Jakarta Timur Djauhar Arifin mengatakan, pihaknya memasang pagar menggunakan besi ulir untuk mengantisipasi masuknya orang tak bertanggung jawab yang menyalahgunakan keberadaan hutan kota tersebut. "Bagian pagar yang berlubang sudah kita tutup sejak kemarin sore, sehingga orang tidak mudah masuk ke area hutan kota Cawang," ujar Djauhar dikutip dalam laman resmi Pemprov DKI, Kamis (27/7/2023).
Selain membuat pagar, pihaknya bersama Sudin Bina Marga juga sudah memasang empat lampu sorot hos berdaya 400 watt dan dua lampu sorot LED masing-masing berkekuatan 120 watt di dalam area hutan kota.
Baca juga: Hutan Kota UKI Cawang Jadi Sarang LGBT, DPRD DKI Akui Berat Cuma Andalkan Pemda
Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah angkat bicara mengenai hutan kota UKI Cawang yang diduga menjadi sarang berkumpulnya kaum LGBT. Ida mengakui sangat berat jika cuma mengandalkan pemerintah daerah (pemda).
“Kalau memang hanya mengandalkan pemda saja, memang kita sangat berat ya, harus ada partisipasi masyarakat setempat untuk membantu memantau dan memanfaatkan taman maupun hutan di lingkungan masing-masing," katanya dihubungi wartawan, Kamis (27/7/2023).
Kepala Sudin Tamhut Jakarta Timur Djauhar Arifin mengatakan, pihaknya memasang pagar menggunakan besi ulir untuk mengantisipasi masuknya orang tak bertanggung jawab yang menyalahgunakan keberadaan hutan kota tersebut. "Bagian pagar yang berlubang sudah kita tutup sejak kemarin sore, sehingga orang tidak mudah masuk ke area hutan kota Cawang," ujar Djauhar dikutip dalam laman resmi Pemprov DKI, Kamis (27/7/2023).
Selain membuat pagar, pihaknya bersama Sudin Bina Marga juga sudah memasang empat lampu sorot hos berdaya 400 watt dan dua lampu sorot LED masing-masing berkekuatan 120 watt di dalam area hutan kota.
Baca juga: Hutan Kota UKI Cawang Jadi Sarang LGBT, DPRD DKI Akui Berat Cuma Andalkan Pemda
Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah angkat bicara mengenai hutan kota UKI Cawang yang diduga menjadi sarang berkumpulnya kaum LGBT. Ida mengakui sangat berat jika cuma mengandalkan pemerintah daerah (pemda).
“Kalau memang hanya mengandalkan pemda saja, memang kita sangat berat ya, harus ada partisipasi masyarakat setempat untuk membantu memantau dan memanfaatkan taman maupun hutan di lingkungan masing-masing," katanya dihubungi wartawan, Kamis (27/7/2023).
Lihat Juga :