Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Ini yang Dilakukan Ketua RPA Perindo Sulawesi Utara
Kamis, 27 Juli 2023 - 14:45 WIB
loading...
Ketua DPW Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Sulawesi Utara, Anneke Sjuultje Lesar menggelar seminar tentang upaya preventif dan represif kekerasan perempuan dan anak. Foto/MPI/Subhan Sabu
A
A
A
MANADO - Berbagai upaya untuk mencegah tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, terus dilakukan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Sulawesi Utara, Anneke Sjuultje Lesar. Salah satunya, dengan menggelar seminar tentang upaya preventif dan represif kekerasan perempuan dan anak di Manado.
Baca juga: Pelaku Pencabulan di Tulungagung Dituntut 11 Tahun Penjara, Ini Respons RPA Perindo
Organisasi sayap dari Partai Perindo yang dipimpin oleh Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo dan mendukung Bacapres Ganjar Pranowo itu, menggelar seminar bersama Wanita Bethel Indonesia di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Marina Plaza, Kota Manado, Kompleks ITC Marina Plaza.
Ketua DPW RPA Perindo Sulawesi Utara, Anneke Sjuultje Lesar mengatakan, seminar tersebut sebagai edukasi yang selama ini hanya dilakukan di luar saja. "Biasanya kita lakukan di luar untuk sosialisasi mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak. Isu ini jarang dibawakan di dalam lingkungan gereja," katanya.
Baca juga: Tak Ada Ampun! 2 Jambret yang Gasak Tas Bule Cantik Tersungkur Diterjang Peluru Polisi
Baca juga: Pelaku Pencabulan di Tulungagung Dituntut 11 Tahun Penjara, Ini Respons RPA Perindo
Organisasi sayap dari Partai Perindo yang dipimpin oleh Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo dan mendukung Bacapres Ganjar Pranowo itu, menggelar seminar bersama Wanita Bethel Indonesia di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Marina Plaza, Kota Manado, Kompleks ITC Marina Plaza.
Ketua DPW RPA Perindo Sulawesi Utara, Anneke Sjuultje Lesar mengatakan, seminar tersebut sebagai edukasi yang selama ini hanya dilakukan di luar saja. "Biasanya kita lakukan di luar untuk sosialisasi mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak. Isu ini jarang dibawakan di dalam lingkungan gereja," katanya.
Baca juga: Tak Ada Ampun! 2 Jambret yang Gasak Tas Bule Cantik Tersungkur Diterjang Peluru Polisi
Lihat Juga :