Dewan Pers Sesalkan Kekerasan dan Intimidasi terhadap Jurnalis di Acara Diskusi GMPG

Kamis, 27 Juli 2023 - 14:42 WIB
loading...
Dewan Pers Sesalkan...
Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu didampingi Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Yadi Hendriana, menerima laporan dari perwakilan perusahaan media kedua jurnalis korban kekerasan dan intiminasi, Kamis (27/7/2023). Foto: MPI/Carlos Roy Fajarta Bar
A A A
JAKARTA - Dewan Pers akan menindaklanjuti laporan dari dua jurnalis korban kekerasan dan intimidasi oleh massa saat acara diskusi yang diadakan Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (26/7/2023).

Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa prihatin atas tindakan kekerasan yang dialami oleh pekerja jurnalis saat sedang menjalankan tugas jurnalistik.

"Satgas antikekerasan sudah menyampaikan bahwa ini sudah merupakan pelanggaran terhadap kode etik, karena berupaya menghalangi fungsi wartawan untuk mencari berita. Siapapun dia harus memperoleh hukuman sebagaimana yang diatur perundang-undangan," ujar Ninik Rahayu saat menerima laporan dari perwakilan perusahaan media kedua jurnalis korban kekerasan dan intimidasi, Kamis (27/7/2023).

Ia meminta para korban untuk tidak melakukan justifikasi terhadap pelaku dan menyerahkan kepada pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan atas kasus penganiyaan tersebut.

Baca Juga: Ricuh di Acara Diskusi Selamatkan Partai Golkar, 2 Kelompok Orang Dibubarkan Polisi

"Yang kita tahu teman-teman media datang ke acara penyelenggaraan diskusi yang menjadi sumber berita yang perlu disampaikan kepada publik. Lembaga tersebut merupakan sayap partai yang sedang berkontestasi dalam Pemilu 2024. Orang-orang yang datang di situ pasti ada tanggung jawab partai, diketahui, diikutsertakan, diizinkan untuk mengamankan atau apa pun," ucapnya.

Namun pada kenyataannya ada orang di dalam kawasan tersebut yang melaju aksi kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas wartawan. "Tindakan meminta maaf yang sudah dilakukan dengan menyampaikan permintaan maaf oleh pelaku, itu langkah yang baik, perlu diapresiasi," tandasnya.

Meski demikian, lanjut Ninik, perlu ada tanggung jawab dari pelaku karena bentuknya kekerasan fisik. Sebab pelaku hendak merusak alat dokumentasi kedua jurnalis.

"Dia inginnya menghentikan, menghancurkan, menghilangkan atau apapun. Menurut saya peristiwa ini tidak sepele karena ini peristiwa yang akan terus berulang kalau tidak ditindak," tegas Ninik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan ART Gugat Erin...
Mantan ART Gugat Erin Wartia Rp1 Miliar, Ungkap Alasan di Baliknya
Erin Wartia Buka Suara...
Erin Wartia Buka Suara soal Ajakan Damai Mantan ART, Singgung Gugatan Rp1,1 Miliar
Babak Baru Kasus Dugaan...
Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Wartia, Herawati Bawa Bukti ke Polisi
Rekomendasi
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Berita Terkini
Ceramah di Sekolah Alazka,...
Ceramah di Sekolah Alazka, KH Anwar Zahid Minta Orang Tua Dampingi Anak Main HP
Raker IKKB Bahas Penguatan...
Raker IKKB Bahas Penguatan Kontribusi Organisasi dan Pelestarian Budaya
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
6 Kendaraan Tabrakan...
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved