Kuota Siswa Titipan di Tangsel 1.600 Setahun

Selasa, 28 Juli 2020 - 22:05 WIB
loading...
A A A
Menurutnya, apa yang membuat praktik ini tetap berjalan bukan karena sistem yang ada buruk. Sebaliknya, kalau menggunakan sistem yang ada, justru terasa sangat sulit. Tetapi permainan ini ada di atas sistem itu.

"Kenapa sampai sekarang masih banyak titipan, karena masyarakat menganggap sekolah negeri itu favorit. Padahal enggak begitu. Harusnya di balik, sekolah negeri itu untuk sekolah orang miskin saja," sambungnya.

Namun, masyarakat juga banyak yang nakal dan tetap memaksakan diri agar anaknya masuk ke sekolah negeri favorit. Mereka bahkan rela mengeluarkan uang cukup besar. (Baca juga: Sistem Error, Daftar Ulang PPDB Tangerang Jalur Zonasi Tingkat SD Molor )

"Kan kadang-kadang nakalnya itu begini. Dulu ada SKTM, orang-orang yang pada punya mobil buat SKTM agar anaknya masuk jalur tidak mampu. Ada juga yang ngakalain begitu. Makanya imagenya diubah," jelasnya.

Praktik culas ini, bukan tidak diketahui oleh kepala daerah. Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany pun mengetahui hal ini. Dirinya sempat marah, saat tahu banyak siswa titipan itu. Namun, dirinya juga tidak berdaya.

"Tapi karena sudah ramai, dan ormas sudah ramai mau bakar-bakar, ya kita gak bisa ngapa-ngapain juga dan semua diakomodir juga akhirnya. Untuk SMP siswa titipan bisa 800 orang, dan SMA 600 siswa," ungkapnya.

Jika dalam 1 angkatan atau 1 kelas ada 40 anak, 1 sekolah 400 siswa, kalau 22 sekolah ada 8.000 siswa. Maka 10 persen nya siswa titipan, 800 orang. Sekarang jumlah SMP bertambah, kuotanya bisa sampai 1.000 siswa titipan.

"Untuk SMA ada 12 sekolah, SMK ada 3. Sekarang SMK ada penambahan dari 2 jadi 5. SMA kalau 400 x 12 ada 4.800 dan SMK 2, 1.200 total ada 6.000 siswa. Siswa titipan ada sekira 600 siswa untuk SMA/SMK," tukasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 9 Poin Rawan Korupsi...
Ini 9 Poin Rawan Korupsi PPDB, KPK: Kami Pantau Terus
4 Jalur Penerimaan Murid...
4 Jalur Penerimaan Murid Baru di SPMB 2025, Ada Kuota Baru untuk Pengurus OSIS!
PPDB Resmi Diganti Jadi...
PPDB Resmi Diganti Jadi SPMB, Mendikdasmen: Bukan Sekedar Nama Baru
Rekomendasi
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved