'Kunjungan' Ribuan Ubur-ubur Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali
Rabu, 29 April 2020 - 20:49 WIB
loading...
A
A
A
Langkah pelibatan nelayan ini, menurut Abdullah, bertujuan menjaga kelestarian lingkungan dan tidak membunuh ubur-ubur. "Berkaca pada pengalaman tahun 2016 yang lalu, kali ini kami lebih siap dan Alhamdulillah metode-metode yang terlah kami lakukan tersebut terbukti berhasil. Selain kontinuitas penyediaan tenaga listrik terjaga, yang paling penting adalah metode tersebut harus ramah lingkungan," kata dia.
Sementara Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara menegaskan, meskipun ada serangan ubur-ubur, namun PT PJB tetap berkomitmen untuk menjaga pasokan listrik khususnya di sistem kelistrikan Jawa-Bali.
"Kejadian ini bukan hal yang mudah bagi kami, karena serangan ubur-ubur ini terjadi pada saat pandemi COVID-19 dan di tengah bulan Ramadhan, namun sebagai lini terdepan kelistrikan kami berkomitmen untuk mengatasi kejadian ini dengan sepenuh hati," ujarnya.
Sebanyak 15 personel juga terus disiagakan untuk menyaring ubur-ubur agar tidak masuk ke dalam saluran air masuk. Kerja tim juga did
ukung para nelayan. Langkah-langkah ini dilakukan PT PJB untuk menjaga kelancaran pasokan listrik Jawa-Bali.
Sementara Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara menegaskan, meskipun ada serangan ubur-ubur, namun PT PJB tetap berkomitmen untuk menjaga pasokan listrik khususnya di sistem kelistrikan Jawa-Bali.
"Kejadian ini bukan hal yang mudah bagi kami, karena serangan ubur-ubur ini terjadi pada saat pandemi COVID-19 dan di tengah bulan Ramadhan, namun sebagai lini terdepan kelistrikan kami berkomitmen untuk mengatasi kejadian ini dengan sepenuh hati," ujarnya.
Sebanyak 15 personel juga terus disiagakan untuk menyaring ubur-ubur agar tidak masuk ke dalam saluran air masuk. Kerja tim juga did
ukung para nelayan. Langkah-langkah ini dilakukan PT PJB untuk menjaga kelancaran pasokan listrik Jawa-Bali.
(nth)
Lihat Juga :