Partai Buruh: Pengaturan Jam Kerja Bukan Solusi Atasi Kemacetan Jakarta

Rabu, 12 Juli 2023 - 13:20 WIB
loading...
Partai Buruh: Pengaturan...
Pengaturan jam kerja di Jakarta bukan solusi mengurangi kemacetan Ibu Kota. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengaturan jam kerja di Jakarta bukan solusi mengurangi kemacetan Ibu Kota. Presiden Partai Buruh Said Iqbal justru melihat rencana kebijakan tersebut menambah persoalan baru.

“Persoalan pertama dari sisi pekerja. Mereka yang masuk di sesi siang akan pulang lebih malam, sehingga waktu beristirahat bersama keluarga semakin sedikit. Dan karena tidak ada jaminan di jalan tidak macet, buruh akan tetap berangkat kerja lebih pagi,” ujar Said Iqbal, Rabu (12/7/2023).

Apalagi jam kerja di Indonesia tidak sama dengan luar negeri yang menjadi tujuan ekspor. Sehingga, jam kerja harus disesuaikan dengan jadwal yang ada agar tidak terjadi keterlambatan pengiriman barang.

Baca juga: Pemprov DKI Godok Uji Publik Terkait Rencana Pengaturan Jam Kerja

“Misalnya barang harus dikirim jam 8 pagi. Tapi, karena pekerjanya masuk jam 10 akhirnya barang tersebut terlambat dikirim,” katanya.

Pihaknya meminta jam kerja tetap berlaku seperti biasa. Untuk mengatasi kemacetan Jakarta seharusnya dengan memaksimalkan transportasi publik.

“LRT diperpanjang. MRT diperpanjang. Bus menuju Jakarta diperbanyak. Intinya meningkatkan efisiensi dan kualitas transportasi publik seperti bus, KRL, dan MRT. Perluasan jaringan transportasi publik, peningkatan frekuensi, dan pembenahan infrastruktur dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” ungkap Said Iqbal.

Seperti diberitakan, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, rencananya pembagian jam masuk kantor dikaji dalam dua sesi yakni pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB.

Pengaturan jam masuk karyawan bisa disesuaikan dengan perusahaan masing-masing. Prinsipnya, pembagian jam kerja demi mengurangi volume kendaraan dalam satu waktu.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
70 Anggota Parlemen...
70 Anggota Parlemen Inggris Tuntut PM Keir Starmer Mundur, Ini Penyebabnya
Prabowo Dialog dengan...
Prabowo Dialog dengan KSPI dan Partai Buruh selama 1,5 Jam, Bahas Apa?
Buruh Wanti-wanti RUU...
Buruh Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan: Jangan Sampai Terulang Omnibus Law Cipta Kerja
Rekomendasi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved