Gunungkidul Enggan Tetapkan KLB Antraks, Bupati: Karena Konsekuensinya Berat

Selasa, 11 Juli 2023 - 11:49 WIB
loading...
Gunungkidul Enggan Tetapkan...
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menjelaskan alasan belum ditetapkannya KLB Antraks di Gunungkidul, DIY. Foto/MPI/Erfan Erlin
A A A
GUNUNGKIDUL - Penyakit antraks yang menyebabkan 87 orang warga Gunungkidul terpapar dan 3 di antaranya meninggal dunia belum juga ditetapkan sebagai Kondisi Luar Biasa (KLB). Pemkab Gunungkidul beralasan bahwa ada konsekuensi besar yang harus ditanggung ketika menerapkan status KLB.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, kasus antraks di Gunungkidul sudah tertangani. Saat ini di lapangan kondisinya sudah kondusif. Pemkab masih akan melihat perkembangannya seperti apa sebelum membuat sebuah status KLB.

Baca juga: Antraks Menyebar di Gunungkidul karena Warga Makan Bangkai Sapi yang Sudah Dikubur

"Kita lihat saja nanti yang ada lebih dulu," kata Sunaryanta, Selasa (11/7/2023).

Dia menyebut, jika nanti ditetapkan sebagai KLB, maka berdampak kepada ekonomi dan sebagainya. Oleh karenanya, untuk sementara ini Pemkab Gunungkidul tidak akan menetapkan KLB.

"Tapi kita akan melihat di lapangan nanti seperti apa sambil melihat kondisi atau situasi kita," imbuhnya.



Sunaryanta menandaskan, Pemkab Gunungkidul akan terus melakukan pemantauan dan mengimbau kepada warga untuk merubah perilakunya yang sering mem-brandu (porak) atau menyembelih hewan sakit/mati kemudian membagi-bagikan daging dihentikan.

Baca juga: Soal Kasus Antraks di DIY, Wabup Gunungkidul: Pedukuhan Jati Diisolasi

"Jadi kan juga karena perilaku dari warganya sendiri warga masyarakat kami juga komunikasi Informasi yang disampaikan kepada masyarakat itu terus menerus," tegasnya.

Dia menandaskan agar masyarakat tidak kembali melakukan tindakan mem-brandu hewan ternak mereka yang mati. Sebenarnya masyarakat juga mengetahui risiko daging dari hewan ternak yang sakit atau sudah mati

"Lha kalau makan yang seperti itu risikonya seperti kemarin. Akan menjadi berita nasional lagi," tambahnya

Sebelumnya selain desakan dari pemerintah DIY yang mendesak agar Pemkab Gunungkidul segera menetapkan status KLB di wilayahnya menyusul puluhan warga terpapar antraks. Di samping itu, Dinas Kesehatan Gunungkidul juga sudah mengirimkan notice kepada Bupati Gunungkidul tentang penetapan KLB.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
Pengungsi Korban Bencana...
Pengungsi Korban Bencana Sumbar Terserang 10 Jenis Penyakit, ISPA Terbanyak
BCA Dorong Penghematan...
BCA Dorong Penghematan Belanja Rumah Tangga lewat Rumah Pangan Hidup di Goa Pindul
Hujan Deras, Banjir...
Hujan Deras, Banjir Rendam SMP 3 Semanu Gunungkidul
Safari Ramadan, Rustini...
Safari Ramadan, Rustini Muhaimin Gelar Bakti Sosial di Gunungkidul
Gempa 5,1 Magnitudo...
Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Gunung Kidul Yogyakarta
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Rekomendasi
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved