Antisipasi Kekeringan, Ganjar Pranowo Berharap Embung Dapat Berfungsi Maksimal

Selasa, 11 Juli 2023 - 00:13 WIB
loading...
Antisipasi Kekeringan,...
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau pembangunan Embung Glebeg di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Senin (10/7/2023). Foto/Ist.
A A A
REMBANG - Pembangunan embung di sejumlah wilayah rawan kekeringan di Jawa Tengah, terus dilakukan. Keberadaan embung tersebut sangat penting bagi masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan air saat terjadi kekeringan.

Baca juga: Bertemu Aparatur Pemerintah Desa di Rembang, Ganjar Pranowo Ingatkan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, program seribu embung telah mencapai target, namun akan terus melanjutkan program pembangunan embung karena masih banyak yang memerlukan pasokan air untuk pertanian.



"Ini area-area kering. Kalau tidak ada curah hujan, mereka tidak mendapatkan air. Mudah-mudahan sekian embung yang terbangun akan bisa membantu. Akan kami tambah terus dan tidak berhenti, karena kebutuhan masih banyak sekali," kata Ganjar.

Baca juga: Merinding! Begini Kesaksian Korban Selamat Terseret Ombak Pantai Jembatan Panjang, Sempat Memegang Mayat

Ganjar juga berkesempatan meninjau langsung pembangunan Embung Glebeg di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Senin (10/7/2023). Terkait penambahan jumlah embung, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan juga pemerintah pusat.

"Makin banyak embung di area yang pasokan airnya kurang, bisa terpenuhi dengan modifikasi. Ada modifikasi tempat-tempat penampungan air, ada modifikasi saluran. Bahkan, pada titik tertentu kami modifikasi cuaca yang beberapa kali kami lakukan," katanya.

Sementara itu, dari hasil peninjauan ke Embung Glebeg, Ganjar memberikan beberapa catatan. Di antaranya, beberapa pekerjaan masih ada yang perlu diperbaiki sebelum diserahterimakan. Salah satunya paving yang tampak amblas.

Baca juga: Viral! Tabrak Pengirim Jenazah, Mobil Boks Dirusak Massa

Ia meminta agar persoalan-persoalan itu diperbaiki lebih dahulu, sebelum nanti diserahterimakan. "Ini suruh perbaiki dulu. Jangan mau terima kalau masih seperti ini," kata Ganjar, saat melihat paving yang amblas.

Anggaran pembangunan Embung Glebeg, bersumber dari Bantuan Keuangan Pemprov Jateng pada 2022. Pagu bantuan keuangan itu senilai Rp3,1 miliar. Embung Glebeg memiliki luas sekitar 2.279,5 meter persegi. Kapasitas embung dapat menampung air kurang lebih 9.118 meter kubik, dan dapat mengairi lahan pertanian dan perkebunan seluas 30 hektare.

"Ini kita menghadapi musim kemarau dan kemungkinan juga kemaraunya panjang. Jadi Pak Bupati bangun satu di situ, kami bangun dari provinsi di sini. Jadi harapan kami nanti ini akan bisa menjadi alternatif bagaimana suplai air untuk kebun. Paling banyak tebu dan tembakau ya," jelas Ganjar.

Ganjar berharap, Embung Glebeg, dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal sehingga kebutuhan air untuk pertanian dan perkebunan di sekitar bisa terpenuhi. "Kami harapkan embung ini bisa dimanfaatkan, bisa dipakai masyarakat sehingga problem air untuk pertanian atau perkebunan mereka bisa terpenuhi," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
3 Embung di Jagakarsa...
3 Embung di Jagakarsa Jaksel yang Cocok untuk Tempat Rekreasi dan Olahraga
Pramono Resmikan 2 Embung...
Pramono Resmikan 2 Embung di Kecamatan Jagakarsa, Ditargetkan Kurangi Banjir hingga 20 Persen
Pramono Resmikan Embung...
Pramono Resmikan Embung Lapangan Merah, Dapat Kurangi Banjir di Jagakarsa
8 Daerah Tak Mengalami...
8 Daerah Tak Mengalami Hujan Lebih dari 2 Bulan, Ini Daftarnya
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
20 Kolonel Pecah Bintang...
20 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved