Dipanah saat Betrok di Tangki Seribu Batam, Kondisi Prajurit Brimob Mulai Membaik
Jum'at, 07 Juli 2023 - 01:25 WIB
loading...
Kondisi prajurit Brimob Polda Kepri, Brigadir Totok yang terkena panah saat bentrok di kawasan Tangki Seribu, Kota Batam, sudah mulai membaik. Foto/iNews TV/Gusti Yennosa
A
A
A
BATAM - Kondisi prajurit Brimob Polda Kepri, Brigadir Totok berangsur membaik usai menjalani operasi pengangkatan anak panah yang menancap di dada kiri. Brigadir Totok terkena serangan anak panah, saat mengamankan pengosongan lahan di kawasan Tangki Seribu, Kota Batam, Rabu (5/7/2023).
Baca juga: Mencekam! Bentrok Pecah di Batam, 1 Prajurit Brimob Dipanah
Bentrokan pecah di kawan Tangki Seribu, saat petugas gabungan berupaya mengosongkan lahan tersebut. Puluhan warga yang mencoba mempertahankan rumahnya, menyerang petugas gabungan dengan senjata tajam, panah, batu, kayu, dan bom molotov.
Sebanyak 14 warga ditangkap saat pecah bentrokan tersebut. Dari 14 warga yang ditangkap, sebanyak 11 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kerusuhan penggusuran rumah tersebut.
Baca juga: Mantan Ketua DPRD Jabar Dijebloskan Penjara Bersama Istri Gara-gara Penipuan
Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto yang sempat menjenguk Brigadir Totok di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, menyebutkan Brigadir Totok masih terlihat lemah dan menahan nyeri. "Secara keseluruhan kondisi Brigadir Totok sudah mulai membaik," ungkapnya.
![Dipanah saat Betrok di Tangki Seribu Batam, Kondisi Prajurit Brimob Mulai Membaik]()
Baca juga: Viral! Pengemis di Pati Asyik Peluk Pemandu Karaoke Seksi usai Meminta-minta di Jalan
Lebih lanjut Nugroho mengatakan, anak panah yang menancap di dada kiri Brigadir Totok berhasil diangkat melalui proses operasi. Brigadir Totok masih akan mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Budi Kemuliaan hingga beberapa hari ke depan, untuk memulihkan kondisi kesehatannya.
Baca juga: Mencekam! Bentrok Pecah di Batam, 1 Prajurit Brimob Dipanah
Bentrokan pecah di kawan Tangki Seribu, saat petugas gabungan berupaya mengosongkan lahan tersebut. Puluhan warga yang mencoba mempertahankan rumahnya, menyerang petugas gabungan dengan senjata tajam, panah, batu, kayu, dan bom molotov.
Sebanyak 14 warga ditangkap saat pecah bentrokan tersebut. Dari 14 warga yang ditangkap, sebanyak 11 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kerusuhan penggusuran rumah tersebut.
Baca juga: Mantan Ketua DPRD Jabar Dijebloskan Penjara Bersama Istri Gara-gara Penipuan
Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto yang sempat menjenguk Brigadir Totok di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, menyebutkan Brigadir Totok masih terlihat lemah dan menahan nyeri. "Secara keseluruhan kondisi Brigadir Totok sudah mulai membaik," ungkapnya.

Baca juga: Viral! Pengemis di Pati Asyik Peluk Pemandu Karaoke Seksi usai Meminta-minta di Jalan
Lebih lanjut Nugroho mengatakan, anak panah yang menancap di dada kiri Brigadir Totok berhasil diangkat melalui proses operasi. Brigadir Totok masih akan mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Budi Kemuliaan hingga beberapa hari ke depan, untuk memulihkan kondisi kesehatannya.
(eyt)
Lihat Juga :