Triwulan I, Bank Jatim Kucurkan Kredit Rp38,41 Triliun
Rabu, 29 April 2020 - 16:23 WIB
loading...
Ilustrasi Bank Jatim. Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim selama triwulan I 2020 berhasil mengucurkan kredit sebesar Rp38,41 triliun atau tumbuh 14,02% dibanding periode yang sama tahun lalu. (YoY).
Kredit di sektor korporasi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp8,71 triliun atau tumbuh 21,76% (YoY).
Diikuti dengan pertumbuhan kredit UMKM yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp6,25 triliun atau tumbuh 21,21%. Komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Maret 2020 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 21,76%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,05%, dan Return On Asset (ROA) 3,23%. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 64,95%.
Pgs. Direktur Utama Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha mengatakan, selama triwulan I 2020, banyak berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah, pelaku usaha, tidak terkecuali industri perbankan. Pandemi Covid-19 menjadi salah satu tantangan terberat yang dihadapi.
“Di tengah pandemi, kami bersyukur masih mampu memberikan kinerja yang positif khususnya untuk mendorong perekonomian Jawa Timur,” kata dia, Rabu (29/4/2020).
Untuk aset, emiten berkode saham BJTM itu tercatat sebesar Rp69,72 triliun atau tumbuh 10,51% (YoY). Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,48% (YoY), yakni sebesar Rp57,76 triliun. Pertumbuhan DPK yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat.
“Sedangkan laba bersih selama triwulan I 2020 sebesar Rp439,28, miliar atau tumbuh 8,33% (YoY),” kata Ferdian.
Kredit di sektor korporasi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp8,71 triliun atau tumbuh 21,76% (YoY).
Diikuti dengan pertumbuhan kredit UMKM yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp6,25 triliun atau tumbuh 21,21%. Komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Maret 2020 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 21,76%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,05%, dan Return On Asset (ROA) 3,23%. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 64,95%.
Pgs. Direktur Utama Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha mengatakan, selama triwulan I 2020, banyak berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah, pelaku usaha, tidak terkecuali industri perbankan. Pandemi Covid-19 menjadi salah satu tantangan terberat yang dihadapi.
“Di tengah pandemi, kami bersyukur masih mampu memberikan kinerja yang positif khususnya untuk mendorong perekonomian Jawa Timur,” kata dia, Rabu (29/4/2020).
Untuk aset, emiten berkode saham BJTM itu tercatat sebesar Rp69,72 triliun atau tumbuh 10,51% (YoY). Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,48% (YoY), yakni sebesar Rp57,76 triliun. Pertumbuhan DPK yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat.
“Sedangkan laba bersih selama triwulan I 2020 sebesar Rp439,28, miliar atau tumbuh 8,33% (YoY),” kata Ferdian.
Lihat Juga :