alexa snippet

Terjebak saat Tawuran Pelajar, Avanza Ditembaki Orang Tak Dikenal

Terjebak saat Tawuran Pelajar, Avanza Ditembaki Orang Tak Dikenal
Mobil Avanza silver K 9486 UC milik Dosi (29) warga Kampung Keparakan Kidul, Mergangsan ditembaki air gun yang diduga dilakukan dua orang pemuda pengendara sepeda motor Honda Beat berwarna merah. (Foto: Mahdeva WS/Koran SINDO)
A+ A-
YOGYAKARTA - Mobil Avanza silver K 9486 UC milik Dosi (29) warga Kampung Keparakan Kidul, Mergangsan ditembaki air gun yang diduga dilakukan dua orang pemuda pengendara sepeda motor Honda Beat berwarna merah. Beruntung empat orang penumpang yang ada di dalam mobil tidak menjadi korban dari peluru yang ditembakan oleh tersangka yang saat ini sedang dicari pihak kepolisian tersebut.

Penembakan tersebut terjadi saat aksi perkelahian pelajar pecah di tengah Kota Yogyakarta, Selasa (20/9/2016) siang sekira pukul 11.00 WIB. Akibat kejadian tersebut kaca pintu tengah sebelah kanan mobil tersebut pecah.

“Saat saya mau pulang sudah di depan gang mau masuk kampung, tiba-tiba ada pelajar berlarian sambil melempar-lempat batu. Bapak yang menyetir langsung mengentikan mobil dan minggir, kemudian terdengar bunyi ledakan seperti tembakan dan kaca pintu sebelah kanan pecah,” tutur Dosi, usai memberikan laporan di Mapolresta Yogyakarta.

Menurut Dosi, saat kejadian ibu mertua-nya duduk di bagian tengah melihat dua orang pemuda mengendarai sepeda motor melintas berlawanan arah tepat di samping mobil.

Tidak terlihat siapa yang menembak, hanya terdengar bunyi letusan yang diikuti pecahnya kaca pintu dan serpihannya berhamburan ke dalam mobil namun tidak menyebabkan luka bagi penumpang yang ada di dalam.

Informasi yang diterima korban, aksi tawuran tersebut berawal dari datangnya dua orang pengendara sepeda motor matic ke sebuah warung angkringan tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

Di dalam warung tersebut nongkrong sejumlah pelajar dari sebuah sekolah swasta yang berada juga tidak jauh. Pengendara sepeda motor yang diketahui pelajar sebuah SMA swasta lain tersebut berteriak-teriak mencari dan menantang salah satu pelajar yang ada di warung angkringan.

Tantangan tersebut dibalas dengan aksi pengejaran oleh para pelajar berseragam hingga kedua pelaku kabur dari dalam kampung menunju Jalan Ireda.

Saat hampir terkejar tersebutlah, pelaku kemudian menembakan senjata yang biasa dipakai untuk olahraga tersebut hingga akhirnya memecahkan kaca mobil milik Dosi.
 
“Tadinya saya kira mobil kena lemparan. Tapi kalau lemparan kok ada bunyi letusan. Lalu ada lubang di kaca pintu. Nggak tahu ditembaknya pakai apa, tapi tembus dan dicari di dalam mobil pelurunya tidak ada,” tambah Dosi.
 
Usai melakukan pengamanan di lokasi kejadian, mobil yang menjadi korban serta empat orang pelajar berseragam SMA diamankan oleh petugas. Ke empat pelajar tersebut informasinya menjadi saksi dari kasus perkelahian pelajar antar SMA swasta tersebut.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Polisi Tommy Wibisono menyebut, yang terjadi adalah perkelahian pelajar dan menimbulkan kerusakan sebuah kendaraan yang terjebak di tengah perkelahian.

“Ini perkelahian kemudian ada yang pakai airsoftgun (air gun) kena mobil yang sedang lewat. Ini jelas pidana pengrusakan, kita akan tindak tegas,” tandas Kapolresta usai melihat secara langsung pemeriksan sejumlah saksi yang dilakukan di Satreskrim Polresta Yogyakarta.

Kapolresta menyebut, pihaknya sudah mengetahui identitas dari pelaku penembakan yang disebut-sebut mengendarai motor matic berwarna merah tersebut.

Saat ini anggota Satreskrim Polresta Yogyakarta masih melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut. “Kita sudah tahu. Kita himbau untuk menyerahkan diri saja atau kita akan jemput di manapun posisinya,” pungkasnya.



(sms)
loading gif
Top