Kegembiraan Petani Lombok Barat Dapat Bantuan JUT dari Kementan
Rabu, 28 Juni 2023 - 20:43 WIB
loading...
Kementan menyalurkan sejumlah bantuan untuk petani di Desa Kebon Ayu Penarukan Daya, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
LOMBOK BARAT - Kementerian Pertanian (Kementan) menyerahkan bantuan untuk petani di Desa Kebon Ayu Penarukan Daya, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan berupa pembangunan jalan usaha tani (JUT), sarana produksi (saprodi), dan alat mesin pertanian (alsintan).
Pembangunan JUT telah lama dinanti-nantikan petani di Desa Kebon Ayu. Selama ini jalan menujun sawah dan lahan pertanian rusak dan becek jika musim hujan.
"Jalan usaha tani sangat diharapkan sejak tahun 90-an. Kita bersyukur sekarang JUT akan dibangun. Petani mengeluarkan ongkos terlalu besar karena akses jalan rusak," kata Ramilah, Ketua Kelompok Tani Bertekad Umum Maju, Desa Kebon Ayu Penarukan Daya, Rabu (28/6/2023).
Sebelum ada JUT, petani kesulitan mengangkut hasil panen. Begitu pun akses menuju ke sawah dan ladang lebih jauh.
"Sebelum ada JUT, dulu hasil panen kita pikul. Sejak ada JUT jadi gampang mengangkut hasil panen, lebih murah, lebih ringan, lebih cepat. Kita setiap hari juga lebih cepat ke sawah," ujarnya.
Ramilah sangat bersyukur pemerintah telah membangun JUT. Dia ingin JUT di desanya ditambah, tidak hanya satu. "Di pinggir bukit supaya dibangun JUT juga untuk mengangkut hasil pertanian. Terima kasih kepada pemerintah. Semoga petani sejahtera, Indonesia maju," lanjutnya sambil menahan tangis haru.
Haji Jamiludin, mewakili Kelompok Tani Mustika Sari juga tak kalah bahagia. Dia merasakan kini mengangkut hasil pertanian menjadi lebih mudah dan efisien.
Pembangunan JUT telah lama dinanti-nantikan petani di Desa Kebon Ayu. Selama ini jalan menujun sawah dan lahan pertanian rusak dan becek jika musim hujan.
"Jalan usaha tani sangat diharapkan sejak tahun 90-an. Kita bersyukur sekarang JUT akan dibangun. Petani mengeluarkan ongkos terlalu besar karena akses jalan rusak," kata Ramilah, Ketua Kelompok Tani Bertekad Umum Maju, Desa Kebon Ayu Penarukan Daya, Rabu (28/6/2023).
Sebelum ada JUT, petani kesulitan mengangkut hasil panen. Begitu pun akses menuju ke sawah dan ladang lebih jauh.
"Sebelum ada JUT, dulu hasil panen kita pikul. Sejak ada JUT jadi gampang mengangkut hasil panen, lebih murah, lebih ringan, lebih cepat. Kita setiap hari juga lebih cepat ke sawah," ujarnya.
Ramilah sangat bersyukur pemerintah telah membangun JUT. Dia ingin JUT di desanya ditambah, tidak hanya satu. "Di pinggir bukit supaya dibangun JUT juga untuk mengangkut hasil pertanian. Terima kasih kepada pemerintah. Semoga petani sejahtera, Indonesia maju," lanjutnya sambil menahan tangis haru.
Haji Jamiludin, mewakili Kelompok Tani Mustika Sari juga tak kalah bahagia. Dia merasakan kini mengangkut hasil pertanian menjadi lebih mudah dan efisien.
Lihat Juga :