alexa snippet

Jenazah Guru Honorer Korban Penembakan di Mulia Diterbangkan ke Jayapura

Jenazah Guru Honorer Korban Penembakan di Mulia Diterbangkan ke Jayapura
Ilustrasi kasus penembakan (foto:Istimewa/Sindonews)
A+ A-
JAYAPURA - Jenazah Esyra Patatang, korban penembakan kelompok sipil bersenjata di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, tiba di Bandara Sentani Jayapura dengan menggunakan pesawat Trigana.

Kedatangan jenazah disambut langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. Kedatangan jenazah sempat terlambat, akibat cuaca buruk yang membuat terlambatnya evakuasi jenazah korban ke Jayapura.

Rencananya, jenazah korban akan diterbangkan ke Makassar, pukul 17.00 Wit hari ini, dengan menggunakan pesawat Batik Air. Jenazah korban akan dimakamkan di tempat kelahirannya, di Massamba, Palopo, Sulawesi Selatan.

Ketua Ikatan Keluarga Toraja Kabupaten Puncak Jaya Markus Tandiai yang ikut dalam evakuasi jenazah ke Jayapura mengaku, korban bekerja sambilan sebagai tukang ojek.

Saat kejadian, dirinya sedang mengantar penumpang. Namun tiba-tiba dalam perjalanan korban ditembak dari belakang.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, hari ini pihaknya mengirim dua Tim Regu Khusus ke Mulia untuk membantu proses penyelidikan dan penyidikan di sana.

Sebelumnya, korban yang berprofesi sebagai guru honorer di Puncak Jaya ini ditembak saat bekerja sambilan sebagai tukang ojek. Korban saat itu mengantar penumpang dari Kota Baru dengan tujuan Karubate.

Usai menurunkan penumpang, korban langsung ditembak. Korban tewas di tempat dengan luka tembak di kepala tembus belakang.



(san)
loading gif
Top