Selidiki Penyebab Keracunan Puluhan Santri, Dinkes Kirim Sampel Makanan ke Labkes
Senin, 26 Juni 2023 - 10:23 WIB
loading...
Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto. Foto/Dok.MPI
A
A
A
BANDUNG BARAT - Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) bergerak cepat menangani kasus keracunan yang menimpa kepada puluhan santri di Pondok Pesantren Al Islamiyyah, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Minggu (25/6/2023) kemarin.
Sampel makanan yang dikonsumsi para santri dan diduga jadi penyebab keracunan masaal itu sudah dibawa untuk dilakukan pemeriksaan. Beberapa sampel hidangan tersebut di antaranya seperti nasi, ayam suwir, dan mie instan.
"Kami sudah mengambil dan membawa sampel makanan untuk diperiksa di Lebkes Jabar guna memastikan apa yang jadi penyebab keracunan," kata Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjajanto kepada MNC Portal Indonesia, Senin (26/6/2023).
Dirinya memastikan para santri yang mengeluhkan gejala gangguan pencernaan sudah mendapatkan penanganan dari tim medis baik di Puskesmas ataupun RSUD Cikalongwetan. Bahkan sebagian yang kondisinya membaik sudah diperbolehkan untuk pulang.
Baca juga: Usai Santap Hidangan, Puluhan Santri Keracunan hingga Dirawat di Puskesmas dan RSUD
Sampel makanan yang dikonsumsi para santri dan diduga jadi penyebab keracunan masaal itu sudah dibawa untuk dilakukan pemeriksaan. Beberapa sampel hidangan tersebut di antaranya seperti nasi, ayam suwir, dan mie instan.
"Kami sudah mengambil dan membawa sampel makanan untuk diperiksa di Lebkes Jabar guna memastikan apa yang jadi penyebab keracunan," kata Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjajanto kepada MNC Portal Indonesia, Senin (26/6/2023).
Dirinya memastikan para santri yang mengeluhkan gejala gangguan pencernaan sudah mendapatkan penanganan dari tim medis baik di Puskesmas ataupun RSUD Cikalongwetan. Bahkan sebagian yang kondisinya membaik sudah diperbolehkan untuk pulang.
Baca juga: Usai Santap Hidangan, Puluhan Santri Keracunan hingga Dirawat di Puskesmas dan RSUD
Lihat Juga :