Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Rabu, 21 Juni 2023 - 19:19 WIB
loading...
Unjuk rasa ratusan warga Motui, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, memprotes debu batu bara berujung bentrokan. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A
A
A
KONAWE - Suasana mencekam terjadi di Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, saat warga menggelar aksi demonstrasi memprotes debu batu baru. Bentrokan tak dapat dihindarkan, saat warga mulai beringat saat berdemonstrasi.
Baca juga: Bikin Yogyakarta Mencekam! Begini Kronologi Bentrokan Pesilat PSHT dengan Brajamusti
Demonstrasi warga yang kian beringas, dibalas dengan tembakan gas air mata dari aparat kepolisian. Massa berupaya masuk ke dalam pabrik, namun upaya itu dihadang barikade polisi hingga terjadi bentrokan.
Massa kian beringas, dan melempari barikade polisi menggunakan batu serta benda apapun yang ada di sekitar mereka. Bentrokan antara warga dengan polisi tersebut, terjadi berulang kali di sekitar pabrik.
Baca juga: Mengharukan, Kakak Beradik Penjual Kue Keliling di Manado Bisa Naik Haji Bersama
Koordinator aksi, Wahab menagatakn, warga Desa Motui melakukan aksi protes terhadap manajemen pabrik pemurnian nikel, karena terjadi polusi udara yang diakibatkan debu sisa pembakaran batu bara.
![Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata]()
"Kami warga protes, karena debu batu bara sudah sangat mengganggu. Warga meminta agar perusahaan dapat bertanggung jawab, dan memberikan ganti rugi kepada warga yang terkena dampak debu batu bara tersebut," tegas Wahab.
Baca juga: Sapi Berbobot 750 Kg Dibeli Presiden Jokowi, Dagingnya Dibagikan ke Korban Longsor Pulau Serasan
Akibat bentrokan yang terjadi, satu anggota Polres Konawe terluka akibat terkena lemparan batu. Warga kembali akan menggelar aksi demonstrasi, jika tuntutannya tidak segera dipenuhi.
Baca juga: Bikin Yogyakarta Mencekam! Begini Kronologi Bentrokan Pesilat PSHT dengan Brajamusti
Demonstrasi warga yang kian beringas, dibalas dengan tembakan gas air mata dari aparat kepolisian. Massa berupaya masuk ke dalam pabrik, namun upaya itu dihadang barikade polisi hingga terjadi bentrokan.
Massa kian beringas, dan melempari barikade polisi menggunakan batu serta benda apapun yang ada di sekitar mereka. Bentrokan antara warga dengan polisi tersebut, terjadi berulang kali di sekitar pabrik.
Baca juga: Mengharukan, Kakak Beradik Penjual Kue Keliling di Manado Bisa Naik Haji Bersama
Koordinator aksi, Wahab menagatakn, warga Desa Motui melakukan aksi protes terhadap manajemen pabrik pemurnian nikel, karena terjadi polusi udara yang diakibatkan debu sisa pembakaran batu bara.

"Kami warga protes, karena debu batu bara sudah sangat mengganggu. Warga meminta agar perusahaan dapat bertanggung jawab, dan memberikan ganti rugi kepada warga yang terkena dampak debu batu bara tersebut," tegas Wahab.
Baca juga: Sapi Berbobot 750 Kg Dibeli Presiden Jokowi, Dagingnya Dibagikan ke Korban Longsor Pulau Serasan
Akibat bentrokan yang terjadi, satu anggota Polres Konawe terluka akibat terkena lemparan batu. Warga kembali akan menggelar aksi demonstrasi, jika tuntutannya tidak segera dipenuhi.
(eyt)
Lihat Juga :