Viral di Medsos, Pemkot Jakbar Sebut Ada 33 KK Tinggal di Kolong Tol Angke
Selasa, 20 Juni 2023 - 12:05 WIB
loading...
Pemkot Jakarta Barat akhirnya mendata sejumlah warga yang tinggal di Kolong Tol Angke 2, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Foto/MPI/Dimas Choirul
A
A
A
JAKARTA - Pemkot Jakarta Barat akhirnya mendata sejumlah warga yang tinggal di Kolong Tol Angke 2, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Hasil pendataan ada sebanyak 31 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di kolong tol tersebut.
Lurah Jelambar Baru Danur Sasono mengatakan, terkait viralnya video kehidupan di Kolong Tol Angke 2, pihaknya sudah melakukan pendataan sesuai arahan pimpinan.
"Kita melakukan pendataan awal saja untuk mengetahui siapa saja yang ada di kolong tol. Hasil pendataan ada sebanyak 31 KK yang tinggal di kolong tol tersebut," kata Danur saat dihubungi wartawan, Selasa (20/6/2023).
Danur menuturkan, 31 KK yang tinggal di kolong tol ada yang memiliki KTP DKI Jakarta dan juga pendatang.
Baca: Kisah Manusia Kolong yang Bertahun-tahun Tinggal di Gelapnya Jalan Tol Wiyoto Wiyono
Meski begitu, lanjut Danur, jumlah tersebut belum sepenuhnya valid. Hal itu lantaran masih banyak warga yang belum terdata saat petugas datang.
"Hari ini kita data lagi, karena kemarin ada warga yang bekerja dan engga di lokasi. Nanti teman-teman dari kelurahan ke sana lagi pendataan ulang," tuturnya.
Menurut Danur, lahan yang ditempati warga tersebut milik PT Jasa Marga. Sehingga, persoalan terkait hal itu akan dibahas dalam rapat antara Pemkot Jakarta Barat dan PT Jasa Marga.
Lurah Jelambar Baru Danur Sasono mengatakan, terkait viralnya video kehidupan di Kolong Tol Angke 2, pihaknya sudah melakukan pendataan sesuai arahan pimpinan.
"Kita melakukan pendataan awal saja untuk mengetahui siapa saja yang ada di kolong tol. Hasil pendataan ada sebanyak 31 KK yang tinggal di kolong tol tersebut," kata Danur saat dihubungi wartawan, Selasa (20/6/2023).
Danur menuturkan, 31 KK yang tinggal di kolong tol ada yang memiliki KTP DKI Jakarta dan juga pendatang.
Baca: Kisah Manusia Kolong yang Bertahun-tahun Tinggal di Gelapnya Jalan Tol Wiyoto Wiyono
Meski begitu, lanjut Danur, jumlah tersebut belum sepenuhnya valid. Hal itu lantaran masih banyak warga yang belum terdata saat petugas datang.
"Hari ini kita data lagi, karena kemarin ada warga yang bekerja dan engga di lokasi. Nanti teman-teman dari kelurahan ke sana lagi pendataan ulang," tuturnya.
Menurut Danur, lahan yang ditempati warga tersebut milik PT Jasa Marga. Sehingga, persoalan terkait hal itu akan dibahas dalam rapat antara Pemkot Jakarta Barat dan PT Jasa Marga.
Lihat Juga :