Memilukan! Ibu di Jember Diduga Bunuh 2 Anaknya Lalu Gantung Diri
Sabtu, 17 Juni 2023 - 18:43 WIB
loading...
Polisi terus mendalami kasus seorang ibu yang diduga membunuh dua anaknya, kemudian gantung diri di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Foto/iNews TV/Bambang Sugiarto
A
A
A
JEMBER - Peristiwa memilukan menggemparkan warga di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Seorang ibu diduga tega membunuh kedua anaknya, lalu gantung diri di dalam rumahnya.
Baca juga: Sadis! Ibu di Jember Gorok Anak Kandungnya hingga Tewas, Diduga Depresi
Diduga ibu rumah tangga tersebut mengalami gangguan jiwa, namun polisi masih melakukan penyelidikan dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan memeriksa sejumlah saksi termasuk suami korban.
Saat ditemukan, posisi ibu rumah tangga tersebut tergantung pada seutas tali di dalam rumahnya. Sedangkan kedua anaknya sudah dalam kondisi tewas dan tergeletak di atas kasus, dan ditemukan bekas jeratan di lehernya.
Baca juga: 7 Fakta Nyimas Utari, Agen Rahasia Mataram yang Sukses Penggal Kepala Gubernur Jenderal VOC
Kapolres Jember, AKBP Moh. Nur Hidayat mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap suami korban, diketahui saat kejadian suami korban baru saja pulang berjualan cilok dan mendapati rumahnya dalam kondisi terkunci.
"Suami korban yang diketahui bernama Agus, meminta tolong ke anaknya yang nomor dua bernama Rere untuk membukakan pintu. Saat masuk ke dalam rumah, suami korban telah mendapati kedua anak dan istrinya telah meninggal dunia," ungkap Nur.
![Memilukan! Ibu di Jember Diduga Bunuh 2 Anaknya Lalu Gantung Diri]()
Baca juga: Kades dan Anggota DPRD Jadi Tersangka Carok Massal Bangkalan
Saat diperiksa polisi, Agus juga mengakui istrinya masih dalam pemeriksaan psikiater terkait gangguan kejiwaan yang dideritanya. Pada bulan Mei 2023, obat yang biasanya diberikan rumah sakit tidak dapat ditebus, dan istri Agus tersebut tidak lagi dapat mengkonsumsi obat tersebut.
Diduga gangguan kejiwaannya kambuh, akhirnya ibu rumah tangga tersebut diduga nekat menghabisi nyawa anaknya dan gantung diri. "Percobaan bunuh diri pernah dilakukan istri Agus tersebut, saat berada di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, dengan cara menenggelamkan diri ke sungai bersama kedua anaknya, namun berhasul diselamatkan warga," ujar Nur.
Baca juga: Sadis! Ibu di Jember Gorok Anak Kandungnya hingga Tewas, Diduga Depresi
Diduga ibu rumah tangga tersebut mengalami gangguan jiwa, namun polisi masih melakukan penyelidikan dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan memeriksa sejumlah saksi termasuk suami korban.
Saat ditemukan, posisi ibu rumah tangga tersebut tergantung pada seutas tali di dalam rumahnya. Sedangkan kedua anaknya sudah dalam kondisi tewas dan tergeletak di atas kasus, dan ditemukan bekas jeratan di lehernya.
Baca juga: 7 Fakta Nyimas Utari, Agen Rahasia Mataram yang Sukses Penggal Kepala Gubernur Jenderal VOC
Kapolres Jember, AKBP Moh. Nur Hidayat mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap suami korban, diketahui saat kejadian suami korban baru saja pulang berjualan cilok dan mendapati rumahnya dalam kondisi terkunci.
"Suami korban yang diketahui bernama Agus, meminta tolong ke anaknya yang nomor dua bernama Rere untuk membukakan pintu. Saat masuk ke dalam rumah, suami korban telah mendapati kedua anak dan istrinya telah meninggal dunia," ungkap Nur.

Baca juga: Kades dan Anggota DPRD Jadi Tersangka Carok Massal Bangkalan
Saat diperiksa polisi, Agus juga mengakui istrinya masih dalam pemeriksaan psikiater terkait gangguan kejiwaan yang dideritanya. Pada bulan Mei 2023, obat yang biasanya diberikan rumah sakit tidak dapat ditebus, dan istri Agus tersebut tidak lagi dapat mengkonsumsi obat tersebut.
Diduga gangguan kejiwaannya kambuh, akhirnya ibu rumah tangga tersebut diduga nekat menghabisi nyawa anaknya dan gantung diri. "Percobaan bunuh diri pernah dilakukan istri Agus tersebut, saat berada di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, dengan cara menenggelamkan diri ke sungai bersama kedua anaknya, namun berhasul diselamatkan warga," ujar Nur.
(eyt)
Lihat Juga :