Polisi Amankan 5 Nelayan Makassar Gegara Rusak Terumbu Karang di Pangkep

Sabtu, 25 Juli 2020 - 10:55 WIB
loading...
Polisi Amankan 5 Nelayan...
Lima nelayan asal Makassar diamankan polisi. (Foto: iNews/Saharuddin).
A A A
PANGKEP - Sebanyak lima nelayan asal Kota Makassar diamankan polisi atas tuduhan merusak terumbu karang di perairan Kabupaten Pangkep. Para nelayan ini beroperasi di area terlarang yakni kawasan konservasi.

Kasat Polairud Polres Pangkep, Iptu Deki Marizaldi, mengatakan kelima orang ini melakukan penambangan terumbu karang di sebelah barat perairan Pulau Saroppo Caddi.

"Lokasi di sana masuk wilayah konservasi. Mereka juga melanggar Undang-Undang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil," kata Iptu Deki di Kabupaten Pangkep, Sulsel, Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga: Terumbu Karang di Perairan Bua Terancam Punah

Kelima nelayan tersebut masing-masing berinisial JY (35), RM (40), SK (34), AM (53) dan AD (27). Semuanya warga Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar.

Perusakan terumbu karang ini, kata dia, memang belum dikategorikan pencurian. Sebab mereka memiliki izin. Namun wilayah operasinya yang bermasalah, karena diduga masuk kawasan yang dilindungi.

"Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan ahli dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Laut (BPSPL) Makassar," ujar dia.

Sementara ini lima pelaku diamankan di Mapolres Pangkep. Selain itu sejumlah barang bukti disita antara lain yakni perahu, mesin kompresor, selang, alat sejumlah alat selam, dan terumbu karang yang mereka ambil.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Ajak Seluruh Pihak Jaga Ekosistem Laut
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Keberlanjutan...
Dukung Keberlanjutan Pesisir, Sinergi BUMN Jalankan Konservasi Terumbu Karang di Lampung Selatan
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Momen Prabowo Ikut Tarik...
Momen Prabowo Ikut Tarik Jaring Bersama Nelayan Tambak Saat Panen Raya Udang di Kebumen
HNSI Apresiasi Komitmen...
HNSI Apresiasi Komitmen Prabowo Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Rekomendasi
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved