Milenial Muhammadiyah Kesengsem dengan Bobby Nasution, Ada Apa?
Sabtu, 25 Juli 2020 - 07:39 WIB
loading...
Kalangan organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah yang dihuni mayoritas milenial, terkesan dengan sosok dan program Bobby Afif Nasution. (Foto/SINDOnews/Sartana Nasution)
A
A
A
MEDAN - Kalangan organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah yang dihuni mayoritas milenial , terkesan dengan sosok dan program Bobby Afif Nasution. Apa sebab?
Bobby Nasution mendapat sambutan hangat ketika berkunjung ke PDM Muhammadiyah Kota Medan. Tak hanya bertemu tokoh Muhammadiyah, Bobby berkesempatan diskusi dengan pengurus ortom Muhammadiyah. Menariknya, seluruh ortom hadir untuk bertatap muka langsung dengan Suami Kahiyang Ayu itu.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh ortom Muhammadiyah yang hadir menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan Bobby Nasution untuk membangun Kota Medan. Menanggapi antusiasme ini, pengamat politik dan pemerintahan asal Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut, Faisal Riza punya opini tersendiri. (BACA JUGA: Covid-19, Tom Cruise Jalani "Mission: Impossible" di Norwegia)
"Pertama, secara figur Bobby itu membawa agenda perbaikan dan penyegaran. Kalau kepemimpinan yang sedang ada itu tidak bisa menawarkan penyegaran," kata Faisal Riza, Sabtu (24/7/2020).
Kedua, kata Faisal Riza, dalam hal penyegaran ini ada konsep kolaborasi pemerintahan. Ini konsep terbuka yang memungkinkan masyarakat, lewat organisasi yang ada seperti Muhammadiyah, harus terlibat aktif. Sayang rasanya bila sampai tidak melibatkan diri.
Bobby Nasution mendapat sambutan hangat ketika berkunjung ke PDM Muhammadiyah Kota Medan. Tak hanya bertemu tokoh Muhammadiyah, Bobby berkesempatan diskusi dengan pengurus ortom Muhammadiyah. Menariknya, seluruh ortom hadir untuk bertatap muka langsung dengan Suami Kahiyang Ayu itu.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh ortom Muhammadiyah yang hadir menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan Bobby Nasution untuk membangun Kota Medan. Menanggapi antusiasme ini, pengamat politik dan pemerintahan asal Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut, Faisal Riza punya opini tersendiri. (BACA JUGA: Covid-19, Tom Cruise Jalani "Mission: Impossible" di Norwegia)
"Pertama, secara figur Bobby itu membawa agenda perbaikan dan penyegaran. Kalau kepemimpinan yang sedang ada itu tidak bisa menawarkan penyegaran," kata Faisal Riza, Sabtu (24/7/2020).
Kedua, kata Faisal Riza, dalam hal penyegaran ini ada konsep kolaborasi pemerintahan. Ini konsep terbuka yang memungkinkan masyarakat, lewat organisasi yang ada seperti Muhammadiyah, harus terlibat aktif. Sayang rasanya bila sampai tidak melibatkan diri.
Lihat Juga :