Momen Hakim Sidang Mario Dandy Tertawa Lihat Saksi Satpam Bicara Terbata-bata

Kamis, 15 Juni 2023 - 17:57 WIB
loading...
Momen Hakim Sidang Mario...
Sidang terdakwa penganiayaan Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas di PN Jakarta Selatan, Kamis (15/6/2023) diwarnai Ketua Majelis Hakim Alimin Ribut tertawa lebar. Foto: SINDOnews/Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Sidang terdakwa penganiayaan Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (15/6/2023) diwarnai Ketua Majelis Hakim Alimin Ribut tertawa lebar. Dia tertawa melihat saksi satpam Green Permata Residence Burhanuddin bicara terbata-bata dalam memberikan kesaksian.

Awalnya, hakim Alimin Ribut menanyakan kepada Burhanuddin yang meminta saksi lain Rudy Setiawan melihat-lihat situasi di sekitar rumah lantaran dikhawatirkan terjadi keributan.

Dia lantas mengikuti satpam Abdul Rosyid ke lokasi kejadian di mana saat itu dia melihat korban D.

Baca juga: Penganiayaan Sadis Mario Dandy, Satpam Lihat Hidung dan Mulut D Penuh Darah

Saat menjawab pertanyaan hakim, saksi Burhanuddin grogi dan terbata-bata. Hakim pun meminta Burhanuddin tak usah takut memberikan keterangannya dan menarik napas terlebih dulu kemudian menjawabnya.

"Ndak usah takut, biasa saja. Jadi, saudara ngikutin sampai di tempat kejadian apa yang saudara lihat?" tanya hakim Alimin di persidangan, Kamis (15/6/2023).

"Itu korban dan ada kejadian itu, ada korban," jawab Burhanuddin grogi.

Dia melihat anak laki-laki yang belakangan diketahui merupakan D dalam posisi telungkup. Sedangkan, posisi Mario dan Shane berdiri saja.

Burhanuddin ikut membopong D pada bagian kaki untuk dimasukkan ke dalam mobil untuk kemudian dibawa ke rumah sakit. Dia melihat kondisi D mengeluarkan darah dari hidung dan mulut.

Dia kebingungan saat melihat darah keluar dari hidung korban D karena saksi takut melihat darah. Mendengar itu, hakim Alimin tertawa dan tersenyum lebar mendengarkan pengakuan saksi.

"Saudara saat itu bingung, kenapa?" tanya hakim.

"Iya, takut darah," jawab Burhanuddin.

"Oh takut darah. Badannya besar tapi emang ada orang-orang yang takut darah ya," kata hakim Alimin sambil tertawa.

Diketahui, Mario Dandy dan Shane Lukas merupakan terdakwa penganiayaan berat terhadap D, putra pengurus GP Ansor Jonathan Latumahina. Sementara, Mario Dandy adalah anak pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
2 Pengusaha Penyuap...
2 Pengusaha Penyuap Noel Ebenezer Cs Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Sidang Gugatan PLK,...
Sidang Gugatan PLK, Saksi Sebut Organisasi Penerus HCL Tak Punya Dasar Hukum
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved