Penganiayaan Sadis Mario Dandy, Satpam Lihat Hidung dan Mulut D Penuh Darah
Kamis, 15 Juni 2023 - 15:18 WIB
loading...
Terdakwa Mario Dandy dan Shane Lukas kembali menjalani sidang lanjutan kasus penganiayaan berat yang beragendakan pemeriksaan saksi di PN Jakarta Selatan, Kamis (15/6/2023). Foto: SINDOnews/Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Satpam Green Permata Residence Abdul Rasyid menjadi saksi sadisnya Mario Dandy Satriyo menganiaya D dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (15/6/2023). Usai dianiaya anak pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, korban D mengalami pendarahan di hidung dan mulut.
Hakim pun bertanya kepada saksi. "Saudara tadi mengatakan telungkup, itu membujur ke mana posisi korban?" kata hakim di persidangan, Kamis (15/6/2023).
"Posisi ke utara searah jalan agak nyerong dikit ke pinggir," jawab Rasyid.
Baca juga: Tegur Mario Dandy yang Aniaya D, Satpam Ini Malah Dibentak
Menurut dia, D dalam posisi telungkup di aspal jalanan perumahan. "Saya angkat kepalanya kebetulan agak berat. Saya dibantu Burhanuddin ikut bantuin balik, tapi begitu balik saya nggak langsung balik karena saya tahu ada darah di hidungnya. Saya tetesin dulu darahnya biar turun, saya balik, itu saya lihat di mulut dan hidungnya sudah penuh darah," ujar Rasyid.
Hakim pun bertanya kepada saksi. "Saudara tadi mengatakan telungkup, itu membujur ke mana posisi korban?" kata hakim di persidangan, Kamis (15/6/2023).
"Posisi ke utara searah jalan agak nyerong dikit ke pinggir," jawab Rasyid.
Baca juga: Tegur Mario Dandy yang Aniaya D, Satpam Ini Malah Dibentak
Menurut dia, D dalam posisi telungkup di aspal jalanan perumahan. "Saya angkat kepalanya kebetulan agak berat. Saya dibantu Burhanuddin ikut bantuin balik, tapi begitu balik saya nggak langsung balik karena saya tahu ada darah di hidungnya. Saya tetesin dulu darahnya biar turun, saya balik, itu saya lihat di mulut dan hidungnya sudah penuh darah," ujar Rasyid.
Lihat Juga :