Kronologi TKI Asal Sukabumi Disiksa dan Disiram Air Panas karena Dituduh Guna-guna Majikan
Selasa, 13 Juni 2023 - 18:37 WIB
loading...
Lia Yulia (33), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Sukabumi yang bekerja di Riyadh, Saudi Arabia disiksa dan disiram air panas karena dituduh menguna-guna majikannya. Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Lia Yulia (33), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Sukabumi yang bekerja di Riyadh, Arab Saudi disiksa dan disiram air panas karena dituduh telah menguna-guna (sihir) majikannya. Korban merupakan warga Kampung Cijambe RT 26/02, Dusun Desa Bantaragung, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.
Saat ini Lia berada di Kedubes Indonesia di Saudi Arabia untuk pemulihan luka dan trauma.
Baca juga: Kisah Pilu Munirah TKI asal Karawang yang 12 Tahun Disiksa di Arab Saudi
Kisah memilukan yang dialami Lia Yulia pertama kali diketahui setelah Disnakertrans Kabupaten Sukabumi mendapatkan laporan dari pihak KBRI Riyadh yang menerima pengaduan dari warga yang menemukan korban.
Petugas Pengelola Data Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Indra Santika mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi luka-luka di sekujur tubuhnya.
Luka itu akibat disiram air panas oleh majikan perempuannya bernama Madam Hain dengan alasan tuduhan, bahwa korban telah melakukan guna-guna atau sihir.
Saat ini Lia berada di Kedubes Indonesia di Saudi Arabia untuk pemulihan luka dan trauma.
Baca juga: Kisah Pilu Munirah TKI asal Karawang yang 12 Tahun Disiksa di Arab Saudi
Kisah memilukan yang dialami Lia Yulia pertama kali diketahui setelah Disnakertrans Kabupaten Sukabumi mendapatkan laporan dari pihak KBRI Riyadh yang menerima pengaduan dari warga yang menemukan korban.
Petugas Pengelola Data Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Indra Santika mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi luka-luka di sekujur tubuhnya.
Luka itu akibat disiram air panas oleh majikan perempuannya bernama Madam Hain dengan alasan tuduhan, bahwa korban telah melakukan guna-guna atau sihir.
Lihat Juga :