Pengosongan Plaza Bogor, Komisi II Mediasi Perumda PPJ dan Pedagang

Sabtu, 10 Juni 2023 - 17:43 WIB
loading...
Pengosongan Plaza Bogor,...
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Anita Primasari Mongan memimpin rapat kerja dengan agenda mencari solusi atas polemik proses pengosongan Plaza Bogor. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja dengan agenda mencari solusi atas polemik proses pengosongan Plaza Bogor. Dalam rapat tersebut, hadir jajaran direksi Peruma Pasar Pakuan Jaya (PPJ) dan perwakilan pedagang yang saat ini masih bertahan di Plaza Bogor.

Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Anita Primasari Mongan. Hadir juga Wakil Ketua Komisi II, Jatirin beserta anggota Muaz HD, Ujang Sugandi, R Oyok Sukardi, Mahpudi Ismail, dan Rizal Utami.

Anita menerangkan, berdasarkan hasil rapat pihaknya menemukan titik tengah atas keinginan pedagang dan Perumda PPJ terkait rencana relokasi pedagang . Menurutnya, yang diharapkan pedagang itu adalah tempat penampungan pada saat itu dibangun.

”Nah tempat penampungannya mereka berharap nggak jauh, dekat-dekat situ. Kan kalau Blok F sama B kan agak jauh. Jadi kemungkinan akan di Pasar Bogor," kata Anita dalam keterangannya, Sabtu (10/6/2023). Baca juga: DPRD Kota Bogor Geber Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Lanjut Usia

Namun saat ini kondisi Pasar Bogor masih jauh dari kata layak untuk menampung para pedagang Plaza Bogor. Anita pun meminta Perumda PPJ merapikan Pasar Bogor agar para pedagang bisa berjualan dengan nyaman dan pembeli bisa berbelanja dengan aman.

Komisi II DPRD Kota Bogor memastikan akan mengawal terkait insentif harga sewa bagi para pedagang yang direlokasi. "Jadi itu aja sih. Perumda PPJ komitmen, dan kami kawal komitmen itu. Saya tunggu beritanya hari ini yang terkait biaya sewa," tegasnya.

Berdasarkan hasil rapat diketahui bahwa proses pembangunan Plaza Bogor memakan waktu 1,5 tahun. Kondisi ini berdampak pada menurunnya pendapatan Perumda PPJ sehingga berpengaruh kepada kontribusi terhadap PAD Kota Bogor.

Anita menekankan Perumda PPJ untuk meminimalisir potensi kehilangan pendapatan. "Betul, PD Pasar juga sudah menyatakan mereka kehilangan hampir 50%. Makanya kita berharap para pedagang mau kerja sama juga karena itu kan masuk lumayan walaupun cuma 50%," tuturnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Gelar Top BUMD Award...
Gelar Top BUMD Award 2026, Kemendagri Dorong Pemda Lakukan Inovasi Pelayanan Publik
Wujudkan Ketahanan Pangan,...
Wujudkan Ketahanan Pangan, Kemendagri Perkuat Interkonektivitas Cold Chain BUMD
Rekomendasi
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved