Charles Honoris Serap Aspirasi Warga Taman Sari soal Zat Berbahaya Makanan

Kamis, 08 Juni 2023 - 21:20 WIB
loading...
Charles Honoris Serap...
Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyerap aspirasi warga Kelurahan Taman Sari, Jakarta Barat soal zat berbahaya makanan. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyerap aspirasi warga Kelurahan Taman Sari , Jakarta Barat soal zat berbahaya makanan. Dia berkunjung ke Taman Sari dalam rangka sinergi edukasi obat dan makanan bersama mitra BPOM.

Kegiatan itu dihadiri anggota DPRD DKI Jakarta Stephanie Octavia, Lurah Taman Sari Abdul Malik, Kepala Biro Hukum dan Organisasi BPOM Regi Perdana, dan tokoh masyarakat Ibu King.

Charles mengatakan pentingnya menjaga kesehatan karena banyak bahan makanan yang dijual di pasar ternyata mengandung bahan berbahaya. "Kita sampling secara random barang-barang yang dijual di pasar. Kita ambil lalu bawa ke mobil untuk pengetesan. Ada bakmi, kerupuk, cendol, dan ternyata tidak sedikit bahan-bahan makanan mengandung bahan berbahaya," ujarnya, Kamis (8/6/2023).

Baca juga: Gawat! BPOM Temukan Ikan Asin dan Kerupuk Mengandung Zat Berbahaya

Kegiatan ini untuk mengedukasi warga Taman Sari agar peduli dengan makanan yang baik dan mengenalkan aplikasi BPOM bernama Cek Klik agar terhindar dari makanan berbahaya.

Dia juga menjelaskan visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Indonesia Emas 2045 yang bebas dari stunting. "Bagaimana Indonesia bisa menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar di dunia. Tidak ada lagi warga miskin, tidak ada lagi stunting, dan tentunya ini tidak bisa tercapai kalau kita tidak bergotong royong bersama," katanya.

BPOM juga menganjurkan kepada warga agar lebih peduli saat membeli bahan makanan. "Sebelum mengonsumsi dan membeli obat tradisional mulai biasakan cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa," kata salah satu anggota BPOM saat menjelaskan pentingnya peduli terhadap bahan makanan.

Adapun program sosialisasi dan diskusi BPOM bersama Charles ini tepat karena banyak warga belum memahami zat berbahaya di dalam olahan pangan yang akan dikonsumsi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Rekomendasi
Argentina di Ambang...
Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Dewi Perssik Bagikan...
Dewi Perssik Bagikan Kabar Terbaru Tio Pakusadewo usai Dirawat Akibat Gangguan Jantung
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved