Pesan dari Kabareskrim, Forkamri: Jangan Main-main dengan Isu SARA
Kamis, 08 Juni 2023 - 20:29 WIB
loading...
Ketua Umum Forkamri Albert Hama (kanan) bertemu Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto di Bareskrim Polri, Rabu (7/6/2023). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Forum Cendekiawan Melanesia Republik Indonesia (Forkamri) bertemu Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto di Bareskrim Polri, Rabu (7/6/2023). Kabareskrim berpesan untuk menjaga persatuan dan elemen masyarakat tidak main-main dengan isu SARA karena sangat berbahaya bagi persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurut Ketua Umum Forkamri Albert Hama, arahan ini sangat relevan dan kontekstual apalagi disampaikan langsung jenderal bintang tiga Polri.
"Tentu saja ini karena pengalaman dan amanah beliau melalui pengalaman selama ini bahwa Indonesia rentan terpecah belah karena isu-isu SARA. Bagi kami ini pesan sangat positif yang perlu selalu diingatkan. Kami tentu ingin jadi bagian yang tidak menjadi peniup isu SARA itu di masyarakat," ujarnya.
Albert yang juga pengurus Alumni DPP GMNI mengapresiasi langkah penegakan hukum Polri terutama keberanian membersihkan institusi Polri dari anggota yang melanggar. Tak hanya itu, pendekatan penegakan hukum yang humanis menjadikan Polri makin dipercaya publik.
"Kalau tingkat kepuasan masyarakat pada Polri tinggi itu tentu tidak terlepas dari kinerja penegakan hukum juga yang berkeadilan dan humanis. Bahkan, keberanian Polri menindak anggotanya sekelas jenderal sekali pun pantas mendapat apresiasi. Meski kami titipkan juga pada beliau agar hukum yang dianggap masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas itu ke depan pantas jadi perhatian," ungkapnya.
Menurut Ketua Umum Forkamri Albert Hama, arahan ini sangat relevan dan kontekstual apalagi disampaikan langsung jenderal bintang tiga Polri.
"Tentu saja ini karena pengalaman dan amanah beliau melalui pengalaman selama ini bahwa Indonesia rentan terpecah belah karena isu-isu SARA. Bagi kami ini pesan sangat positif yang perlu selalu diingatkan. Kami tentu ingin jadi bagian yang tidak menjadi peniup isu SARA itu di masyarakat," ujarnya.
Albert yang juga pengurus Alumni DPP GMNI mengapresiasi langkah penegakan hukum Polri terutama keberanian membersihkan institusi Polri dari anggota yang melanggar. Tak hanya itu, pendekatan penegakan hukum yang humanis menjadikan Polri makin dipercaya publik.
"Kalau tingkat kepuasan masyarakat pada Polri tinggi itu tentu tidak terlepas dari kinerja penegakan hukum juga yang berkeadilan dan humanis. Bahkan, keberanian Polri menindak anggotanya sekelas jenderal sekali pun pantas mendapat apresiasi. Meski kami titipkan juga pada beliau agar hukum yang dianggap masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas itu ke depan pantas jadi perhatian," ungkapnya.
Lihat Juga :